Pembangunan Jembatan Darurat di Kolut Harus Dianggarkan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Utara

Pembangunan Jembatan Darurat di Kolut Harus Dianggarkan

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
Warga Desa Wotumotaha, Kecamatan Ngapa saling membantu menyeberangi sungai setiap hari karena infrastruktur jembatan penghubung yang rusak.

KENDARIPOS.CO.ID — Jalan penghubung di Dusun III Desa Wotumotaha, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menjadi salah satu akses vital yang dilalui setiap hari oleh warga. Namun belakangan ini, sarana transportasi tersebut sulit untuk dilintasi. Itu karena salah satu jembatan darurat tersebut patah, hingga warga harus melintasi sungai yang memotong jalan.

Kades Wotumotaha, Samsul Bahri berharap jembatan yang hanya terbuat dari potongan batang kayu tersebut mendapat perhatian pemerintah dan dibangun permanen. Ia kasihan karena warganya setiap hari harus menyeberang sungai jika kondisi air sungai memungkinkan untuk dilintasi. “Kalau hujan, air sungai deras dan tak ada warga melintas. Ada jalan lain, tetapi sangat jauh karena memutar melalui Kelurahan Lapai,” jelasnya, Kamis (23/11).

Yang menjadi persoalan, lanjut dia, ketika warga sudah ada di lokasi jembatan lantas air sungai meninggi dan deras. Secara tidak langsung warganya harus kembali mencari jalan lain dan memutar arah. Kondisi tersebut juga membuat pihak Bhabinkamtibmas setempat harus mengawasi warga yang melintas karena potensi meningginya air sungai secara tiba-tiba dari lereng bisa mengancam jiwa mereka.

Ketua Komisi I DPRD Kolut, Ansar Ahosa yang mengetahui keadaan infrastruktur itu menyatakan keprihatinannya. Namun ia mengaku, permintaan warga agar pemerintah membangun jembatan di pemukiman tersebut, sulit direalisasikan. Sebab kawasan tersebut masuk daerah hutan lindung. “Ada pelanggaran dari segi hukum jika dipaksakan. Setidaknya Kades setempat bisa menyisipkan dana untuk membangun jembatan meski darurat dan saya pikir bisa dialokasikan dari dana desa. Karena itu kebutuhan masyarakat,” sarannya.

Sekadar diketahui, di dusun tersebut telah dihuni ratusan kepala keluarga dan ada lembaga pendidikan di sana. Jembatan tersebut harus diperbaiki karena merupakan akses utama antar dusun guna melancarkan aktivitas warga sehari-hari. (b/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top