Panitia Lelang Tak Boleh Gentar – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Panitia Lelang Tak Boleh Gentar

Sosialisasi pendampingan hukum pengadaan barang dan jasa yang digelar Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJP) Sultra. Para panitia lelang diharapkan tak gentar menghadapi teror atau ancaman dari pihak yang kalah tender.
Foto: Elyn Ipo/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Rancangan APBD 2018 tinggal menunggu ketok palu untuk menjadi sebuah peraturan daerah. Itu artinya ratusan paket pengadaan tak lama lagi akan masuk meja lelang. Para kontraktor akan berebut proyek sesuai dengan kelayakan setiap perusahaan. Menghadapi itu, Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJP) Sultra selaku penyedia jasa lelang melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya dengan peningkatan sumber daya manusia atau kesiapan panitia lelang.

Setelah mendapatkan 28 tambahan panitia lelang yang bersertifikat LKPP RI, BPBJP Sultra langsung menggelar sosialisasi pengelolaan BLP terkait pendampingan hukum pengadaan barang dan jasa lingkup Provinsi Sultra. Pemerintah kabupaten dan kota juga dilibatkan dalam sosialisasi tersebut.

Kepala BPBJP Sultra, Rony Yakob memaparkan dalam proses pengadaan setiap pengelola pengadaan akan berhadapan dengan permasalahan baik berupa sanggahan, pangaduan, ataupun panggilan dari pihak aparat penegak hukum (APH) yang bersinggungan dengan wilayah hukum sebagai akibat ketidakpuasan salah satu peserta pelelangan proyek.

Hal-hal seperti itulah kata Rony yang akan membuat beban mental maupun psikologi  bagi para pengelola pengadaan. “Pasti ada tekanan, apakah itu mereka diteror atau diancam oleh pihak-pihak yang kalah, makanya kita berikan penguatan hukum melalui sosialisasi ini. Karena panitia lelang itu tidak boleh takut lagi,” ujarnya dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Kamis (23/11).

Panitia lelang dilindungi oleh sejumlah UU dalam pelaksanaan tugas mereka. Para pakar hukum dihadirkan dalam kegiatan itu untuk menjelaskan detail perlindungan hukum yang mereka dapatkan sehingga tetap tegas menjalankan mekanisme lelang sesuai prosedur yang berlaku.  Pakar dimaksud yakni Dr. Muji Santoso dari LKPP RI, Dr. Amir dari kejaksaan, Gusti Pasaru dari inspektorat, dan dari kepolisian Wira Satya Triputra. “Jadi lengkap narasumbernya, semua ahli dalam hukum dan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

“Sekarang sudah terbentuk pokja-pokja baru hasil dari ujian, kamis (23/11), ada juga panitia lelang yang sudah punya sertikasi sebelumnya tetapi sengaja mengikuti kegiatan ini supaya bertambah ilmunya, karena untuk bertemu para pakar ini kita harus ikut kegiatan LKPP RI sebenarnya, tapi hari ini bisa kita hadirkan disini,” ungkap mantan Pj. Bupati Muna Barat ini. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top