Soal TP4D, Kajati Sultra Minta Pemkab Libatkan Jaksa – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Soal TP4D, Kajati Sultra Minta Pemkab Libatkan Jaksa

Kajati Sultra, Azhari (kedua dari kiri) beserta jajaran melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Wakatobi, rabu (22/11). Disambut langsung Bupati Wakatobi, Arhawi (kiri) bersama sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Wakatobi. Tampak keduanya menyaksikan penandatanganan MoU tentang dukungan program TP4D di Aula Sanggar Budaya Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, rabu (22/11). Foto: Asty/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Azhari makin intens keliling kabupaten di Sultra. Agendanya adalah kunjungan kerja sekaligus sosialisasi tentang penguatan tim pengawal dan pengaman pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D). Dia ingin pemerintah kabupaten (Pemkab) tahu, kalau sekarang kejaksaan tidak hanya mengurus kasus hukum saja, tapi juga melakukan langkah preventif.

Nah, rabu (22/11), Azhari melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Wakatobi. Dia didampingi sejumlah pejabat utama Kejati Sultra. Mereka adalah Aspidsus Mustaming, SH., Asintel Dian Fristnale, SH. MH., Aswas Yeni Andriani, SH.,MH.,dan lainnya. Selain penadatanganan MoU dan sosialisasi TP4D, juga dirangkaikan dengan launching website Kejari Wakatobi. Kegiatannya dipusatkan di Aula Sanggar Budaya Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Azhari menjelaskan, pemerintah kabupaten harus lebih sering membangun koordinasi dengan pihak kejaksaan dalam urusan pengelolaan anggaran daerah dan negara. Sebab, cara ini bisa menghindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Jangan sungkan untuk minta pendampingan hukum. Ini penting untuk menghindari gangguan dari pihak-pihak tertentu,” kata Azhari saat memberikan sambutan, rabu (22/11) malam.

Dia menambahkan, melalui program TP4D, pemerintah daerah semakin leluasa untuk konsultasi atau minta pendampingan hukum kepada pihak kejaksaan. Sisi positif dari cara ini, pengelolaan anggaran bisa tepat sasaran dan tidak menyalahi ketentuan hukum. “Pemkab khususnya para kepala SKPD bisa lebih proaktif dalam melakukan koordinasi dengan kejaksaan. Tapi dalam pelaksanaannya, kami tidak akan intervensi,” katanya.

Sasaran TP4D, lanjut Mantan Wakajati Jambi itu adalah memacu kinerja pemerintah daerah agar lebih efektif memanfaatkan anggaran yang ada. Termasuk juga mendorong agar serapan anggaran suatu dinas atau daerah semakin maksimal. “Arahnya adalah serapan anggaran bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, asas kehati-hatian sangat dibutuhkan dalam pengelolaan anggaran. Sehingga, perlu ada koordinasi yang terbangun antara kejaksaan dan pemda untuk mengawal pemanfaatan anggaran daerah dan negara tersebut.

Bupati Wakatobi, Arhawi menyambut positif kehadiran kajati beserta rombongan. Dia juga sangat mengapresiasi ajakan untuk melibatkan jaksa dalam penggunaan anggaran negara. Menurutnya, lewat program TP4D, bisa mendorong akselerasi pembangunan. “Saya rasa program ini sangat baik. Pengawalan jaksa, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan program, maka hasilnya bakal lebih maksimal. Sekaligus bisa mencegah penyimpangan yang bisa menimbulkan kerugian negara,” ungkap Arhawi.

Selain itu, Ketua PAN Wakatobi ini menilai, sosialisasi ini juga merupakan salah satu upaya mendorong pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi. Sehingga kata dia pelaksana penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Wakatobi berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal. Saya berharap seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) fokus dan serius dalam mengikuti kegiatan ini,” imbuhnya. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top