Keterisolasian Sulaho di Kolut Segera Dibuka – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Utara

Keterisolasian Sulaho di Kolut Segera Dibuka

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
Salah satu dusun di Desa Sulaho yang terisolir namun kini sudah dicemari lumpur eks penambangan nikel beberapa tahun lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Sebenarnya, letak Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), tak jauh dari pusat ibu kota pemerintahan. Hanya saja, kondisi geografis wilayah yang tidak mendukung hingga Sulaho terkesan terisolasi dibanding desa-desa lainnya di Kolut. Desa Sulaho memiliki empat dusun yang tiga diantaranya terpisah dan hanya memiliki satu akses dan sulit ditempuh karena medan yang tak mendukung. Agar lebih mudah, warga di sana sebagian besar memanfaatkan perahu jenis katinting untuk keluar dusun.

Salah satu kendala yang masih dirasakan warga yakni tidak masuknya jaringan Pembangkit Listrik Negara (PLN). Warga telah terbiasa menggunakan genset, listrik tenaga surya bantuan pemerintah maupun pribadi serta masih ada yang menggunakan penerangan pelita. Kondisi ini menjadi bahan pemikiran Bupati Kolut, Nur Rahman Umar untuk mencarikan solusi.

Ia berencana akan membuka akses ringkas yang bisa menghubungkan dusun IV ke pusat desa tersebut. Solusinya yakni membuat jalan lintas di pesisir dengan cara mengeruk kaki bukit pembatas wilayah itu. “Selama terisolir seperti itu penerangannya pasti masih akan sulit. Akan diupayakan ada jalan tembus dari dusun Lanipa yang ada jaringan listriknya,” kata Kolut-1 itu.

Soal bantuan bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang selama ini telah disalurkan tiga kali, Nur Rahman membenarkan hal itu. Namun disayangkan, karena faktor sumber daya manusia di sana bantuan itu justru banyak rusak karena digunakan melebihi beban kapasitasnya. “Baru beberapa bulan rusak lagi,” ujarnya.

Belum lagi kabar miring dari para penerima tersebut yang sampai ke telinganya. Ada beberapa warga yang sudah memindahtangankan PLTS dengan menjual ke pihak lain dan lebih memilih gelap-gelapan. Jadi, dengan membuka jalan lintas di desa itu ia meyakini akan membuka akses lainnya baik dari segi pelayanan pendidikan, hingga jaringan listrik yang akan menerangi satu desa di sana.

Sekadar diketahui, Desa Sulaho yang terpecah menjadi empat dusun tiga diantaranya terletak dalam satu kawasan dengan satu akses yang sebagian jalan telah beton. Meski demikian, akses masih dianggap sulit karena cukup terjal dan rawan kecelakaan bagi kendaraan roda empat. Meski demikian, wilayah tersebut saat ini menjadi gempuran para penambang nikel karena diketahui memiliki potensi dan kandungan material besi laterit. (c/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top