Jokowi-Najib Bahas Kerja Sama Ekonomi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Jokowi-Najib Bahas Kerja Sama Ekonomi

Presiden Joko Widodo (kanan) bertemu Perdana Menteri Malaysia Najib Dato’ Sri Mohamad Najib di Kuching, Serawak, Malaysia, rabu (22/11). Foto: JPG

KENDARIPOS.CO.ID — Ada empat hal utama yang akan dibahas dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Dato’ Sri Mohamad Najib di Kuching, Serawak, Malaysia, rabu (22/11). Yakni penguatan kerja sama ekonomi, perlindungan WNI dan ketenagakerjaan, isu perbatasan, serta isu pertahanan dan keamanan. Satu pembahasan lain yang tidak kalah penting adalah soal pembangunan community learning center (CLC) untuk anak-anak Indonesia yang berada di Malaysia.

”Saya sudah sampaikan kepada PM Najib agar kita dibantu untuk membangun sekolah CLC. Target Juni tahun depan ada 50 CLC untuk tempat sekolah yang terbangun di Serawak,” tutur Presiden Jokowi. Saat ini, lanjut dia, baru ada 19 CLC di Serawak. Pembangunan CLC itu menjadi prioritas karena merupakan kunci masa depan bangsa Indonesia. Dia mengatakan, tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak sekolah. ”Masa depan anak-anak Indonesia ada di situ. Jangan dibiarkan saja anak tidak sekolah,” ucapnya.

Pada pertemuan itu juga dilakukan penandatanganan nota kjesepahaman RI dan Malaysia mengenai kerja sama bidang pendidikan tinggi Islam. Penandatanganan dilakukan Menlu RI Retno Marsudi dan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Idris Jusoh disaksikan Presiden Jokowi dan PM Najib. Jokowi dan Najib juga membahas isu semenanjung Korea. Keduanya menaruh perhatian besar terhadap aksi Korea Utara dengan nuklir dan rudal balistik mereka yang membuat Semenanjung Korea memanas. Mereka menyadari aksi tersebut bisa memberikan pengaruh pada stabilitas dan keamanan kawasan Asia Tenggara.

Baik Jokowi maupun Najib meminta Korea Utara sepenuhnya memenuhi resolusi Dewan Keamanan PBB dan membuka dialog demi tercapainya denuklirisasi di Semenanjung Korea. Setelah melakukan pertemuan bilateral dengan PM Najib, Jokowi juga bertemu dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia. Pada kesempatan itu, dia meminta parta WNI di sana untuk tinggal secara legal. Bagi yang tidak memiliki paspor, Presiden meminta mereka untuk segera mengurus paspor ke KJRI atau KBRI terdekat.

”Saya sudah perintahkan ke Pak Dubes dan Pak Konjen agar semua yang berurusan dengan paspor dipercepat. Tidak boleh ada pungutan lain selain harga yang resmi. Awas kalau ada yang main-main masalah ini,” tuturnya. Dia juga meminta para WNI yang memiliki anak di Malaysia segera mengurus akte kelahiran agar anak-anak tersebut memiliki kepastian hukum. ”Saya perintahkan Pak Dubes untuk urusan masalah akte kelahiran harus diurus secepat-cepatnya agar anak segera pegang akte kelahiran,” tutur dia. (and/oki/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top