Pajak Reklame, PAD Primadona Pemkot Kendari – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Pajak Reklame, PAD Primadona Pemkot Kendari

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Kendari memaksimalkan pencapaian pendapatan asli daerah dari sektor pajak reklame. Inovasi dilakukan BP2RD terkait pemasangan reklame dan disampaikan dalam sosialisasi pajak reklame bersama pengusaha di Kota Kendari, Senin (20/11). Kepala BP2RD, Nahwa Umar (depan, enam dari kanan) berpose bersama para pengusaha. Foto: Kamaruddin Dai/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Kendari dari sektor pajak reklame sangat besar. Tahun ini PAD pajak reklame menembus angka Rp 2 miliar. Tak heran jika pajak reklame jadi primadona PAD Kota Kendari. Makanya, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Kendari menciptakan beragam model reklame yang akan dipasang demi menggenjot pundi-pundi PAD. Salah satu cara yang ditempuh BP2RD adalah membangun kerja sama dengan para pengusaha di Kota Kendari.

Upaya meningkatkan pendapatan pajak reklame disosialisasikan BP2RD di Hotel Zahra, Senin (20/11). Sosialisasi dihadiri para pengusaha. Dalam kesempatan itu, BP2RD Pemkot Kendari menawarkan berbagai macam jenis reklame yang ada di beberapa kota besar di Indonesia, bahkan luar negeri seperti Korea. “Reklame kan selalu dipasang diatas. Jadi kali ini kami tawarkan kepada pengusaha reklame dipasang di pinggir jalan seperti di halte bus. Biaya pemasangannya tidak butuh biaya banyak karena tinggal memanfaatkan tiang dan atap halte,” ujar Kepala BP2RD, Nahwa Umar saat di temui usai sosialisasi, senin (20/11).

Selain menawarkan ragam reklame, Nahwa Umar menegaskan
pembayaran pajak reklame tidak lagi secara tunai, tetapi nontunai. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari keluhan-keluhan para pengusaha reklame yang kerap mendapat kendala saat membayar pajak. “Keluhan mereka umumnya bukti pembayaran pajak lama keluarnya, padahal mereka sudah bayar pajak. Olehnya itu kami terapkan pembayaran nontunai,” tutur Nahwa Umar.

Jadi dalam surat ketetapan pajak (SKP) akan dicantumkan nomor rekening BP2RD, agar bisa membayar melalui ATM, mobile banking atau layanan perbankan lainnya. “Hal ini dapat mengefektifkan waktu para pengusaha dan menjauhkan kita dari prakter pungli,” tegas Nahwa Umar.

Mantan Kepala Inspektorat Kota Kendari itu berharap dengan adanya sosialisasi ini, pendapatan daerah dapat lebih meningkat dengan adanya inovasi reklame yang akan ditawarkan kepada pengusaha. Para pengusaha diberi kesempatan mengelola reklame yang telah ditentukan oleh BP2RD dan pajak penghasilannya masuk menjadi PAD Kota Kendari. “Dengan adanya sosialisasi ini pasti akan lebih banyak lagi reklame yang baru, tentunya ini atas koordinasi dengan dinas terkait. Harapan kami terobosan kami ini dapat dimanfaatkan dan direalisasikan dengan baik,” paparnya. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top