Nelayan Dibacok Preman Suruhan Penyerobot Lahan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Nelayan Dibacok Preman Suruhan Penyerobot Lahan

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk sementara waktu, Samsudin tak bisa mencari nafkah. Tangan nelayan itu nyaris putus dibacok sekelompok preman suruhan seseorang. Samsudin kini masih terbaring lemas di ruang perawatan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Insiden berdarah itu terjadi, Minggu (19/11) lalu di depan MTsN 1 Kendari.

Saat itu, Samsudin bersama dua rekannya Sudi dan Kahar serta satu orang pengacara. Pengeroyokan itu dipicu sengketa lahan di kawasan Jalan Antero Hamra. Tangan Samsudin yang nyaris putus sudah dioperasi Minggu malam.

Pembacokan Samsudin bersama tiga korban lainnya karena berusaha mengamankan lahan dari klaim oknum yang mengaku pemilik lahan di depan MTs Kendari. Belakangan orang yang mengaku pemilik lahan tersebut menyuruh preman untuk mengusir mereka. Kelompok Samsudin ngotot mempertahankan lahannya dan menolak pergi dari lokasi tersebut. Karena dianggap melawan, sekelompok preman bertindak kasar. Parang yang sebelumnya sudah disiapkan pun “bicara”. Samsudin bersama tiga orang lainnya dibacok. “Dibacok tangannya, karena bapakku mau selamatkan temannya yang duluan kena bacok,” kata Zul, anak korban menceritakan kejadian tersebut, senin (20/11).

Setahu Zul, selain bapaknya yang kena bacok, korban lain bernama Sudi masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bahteramas. “Setelah menganiaya dan membacok bapakku serta korban lain, para preman tersebut melarikan diri,” ujar Zul. Adapun dua korban lainnya, Kahar dan oknum pengacara sudah pulih dari lukanya.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Kendari, Ipda Sakti Tangke membenarkan kabar pembacokan dan penganiayaan itu. Kata dia, korban sudah melaporkan kejadian itu di Polres Kendari. Ipda Sakti belum mengetahui jelas motif penganiayaan itu, namun informasi yang didapatkan karena sengketa lahan. Para pelaku masih dikejar aparat.

Kanit Buser Polres Kendari, Ipda M Fachrurrazi menyebutkan pelaku penganiayaan teridentifikasi adalah orang suruhan. Anggota Buru Sergap (Buser) “Harimau” sedang mengejar para pelaku. “Kami masih kejar pelaku,” ujarnya. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top