Jaksa Tahan Mantan Sekretaris dan Bendahara KPID Sultra – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Jaksa Tahan Mantan Sekretaris dan Bendahara KPID Sultra

Dua wanita berseragam dinas PNS itu diduga terlibat korupsi. Senin (20/11) sore, Zahra Nurdin (depan) mantan Sekretaris KPID Sultra dan mantan bendahara KPID Sultra, Suarti (belakang) ditahan jaksa Kejari Kendari. Tampak keduanya hendak masuk dalam mobil tahanan Kejari dan digiring ke Rutan Kendari. Foto: Adwin Barakati/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Mantan Sekretaris Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Sultra, Zahra Nurdin dan mantan bendahara, Suarti ditahan jaksa Kejari Kendari, Senin (20/11) sore. Masih mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS), kedua pelaku dugaan korupsi KPID Sultra tahun 2015 itu digelandang ke mobil tahanan.

Cukup lama mereka bebas berkeliaran meski berstatus tersangka. Jaksa penyidik Kejari Kendari menahan dua wanita tersebut setelah hasil audit kerugian negara disampaikan BPKP Sultra. Jaksa menahan keduanya usai pemeriksaan tersangka. Berkas penyidikan keduanya dinyatakan rampung dan lengkap (P21).

Usai jam kantor, Zahra Nurdin dan Suarti kompak memenuhi panggilan pemeriksaan jaksa. Didampingi suaminya, Zahra Nurdin terlihat tenang. Sebelum digiring memasuki mobil tahanan keduanya sempat berbincang. Zahra yang mengenakan baju dinas dipadu jilbab berwarna terang, terlihat menyalami suaminya lalu pamit ke “rumah baru”-nya, Rumah Tahanan (Rutan) Kendari. “Kita lihat saja nanti pak. Orang bersalah dan tidak bersalah pasti terbukti,”beber suami Zahra Nurdin, yang terlihat sedih melihat istrinya digiring menumpangi mobil tahanan Kejari Kendari. Sementara Suarti yang terlihat mengenakan jilbab coklat, menunjukkan wajah kusut.

Senin (20/11) sore, Sebelum kedua wanita tersebut digiring ke mobil tahanan, ada serangkaian administrasi yang mereka selesaikan. Di ruang pidana khusus (Pidsus) Kejari Kendari, Zahra Nurdin dan Suarti menekan BAP. Keduanya mengikuti serangkaian pemeriksan kesehatan. Jaksa ingin memastikan kondisi tersangka dalam kondisi sehat sebelum dijebloskan ke Rutan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari, Sopran Telaumbanua SH melalui Kasi Intelijen, Febriansyah, SH, keduanya wanita itu adalah tersangka dugaan korupsi dana rutin KPID Sultra tahun 2015. Dana yang berasal dari KPID Sultra diduga diselewengkan. Ada beberapa item, seperti SPPD dan uang konsumsi. Duit tersebut dipotong keduanya dan diduga kita tak dipertanggungjawabkan. Kisaran uang negara yang diselewengkan sebesar Rp 100 juta. “Kami menahan tersangka untuk 20 hari ke depan,” ujarnya didampingi Kasipidsus Kejari Kendari, Tajudin SH.

Febriansyah menyebutkan berkas kedua tersangka sudah lengkap maka tahap berikut yakni pelimpahan berkas dan barang buktinya. Zahra Nurdin dan Suarti dijerat pasal 2 dan pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidanan korupsi. Ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ade/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top