Enam Usaha Investasi Ilegal Resmi Ditutup – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Enam Usaha Investasi Ilegal Resmi Ditutup

Muhammad Fredly Nasution

KENDARIPOS.CO.ID — Enam usaha investasi bodong resmi ditutup Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi). Pasalnya, izin tidak dikantongi sehingga berpotensi merugikan masyarakat. Tak meleset, keenam perusahaan sangat memenuhi kriteria investasi ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing membeberkan, keenam perusahaan tersebut adalah PT Compact Sejahtera Group, Compact 500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera (ILC), PT Inti Benua Indonesia, PT Inlife Indonesia, Koperasi Segitiga Bermuda atau Profitwin77, PT Cipta Multi Bisnis Group serta PT Mi One Global Indonesia.

“Selama ini kami selalu memantau atas informasi yang disebarkan enam perusahaan tersebut lewat media sosial, cetak maupun elektronik. Maka atas dasar aturan hukum yang berlaku, keenamnya harus dihentikan,” tegas Tongam.

Sementara Plt. Kepala OJK Sultra, Muhammad Fredly Nasution juga mengingatkan warga metro untuk tetap waspada. Kendatipun penutupan enam perusahaan terjadi di luar Sultra, namun masyarakat Sultra harus berhati-hati. Karena bisa jadi perusahaan tersebut membuka percabangan. Misal, ketika di Jawa sudah agak mentok, sudah agak susah mencari member baru, maka mereka akan membuka cabang di daerah lain. Beberapa waktu lalu Kota Baubau juga sempat dimasuki.

Sejatinya, rata-rata investasi bodong menawarkan bunga yang cukup tinggi. Jika tinggi dan dijamin lancar tentu baik, namun bagaimana bila itu cuma iming-iming saja. Misal, bunga 5 persen per bulan atau 60 persen setahun yang jelas-jelas tidak masuk akal.

“Kita juga harus berpikir, usaha apa yang bisa menghasilkan pengembalian sampai 60 persen per bulan. Otomatis dia juga harus untung, berarti sekitar 70 persen kasarannya,” kata Fredly.

Nah, untuk dapat membedakan investasi aman dan bodong, warga Sultra harus mempertimbangkan 2L yakni Legal dan Logis. Di satu sisi harus melihat perizinannya, adakah lembaga pengawas. Kalau bank ya diawasi oleh OJK atau koperasi yang diawasi oleh Kementerian Koperasi. Selanjutnya apakah logis. Ini berkaitan dengan tingkat pengembalian, apakah masuk akal atau tidak. Lima persen per bulan memang lebih menggiurkan daripada deposito yang hanya 7-8 persen per tahun. Itupun dipotong pajak. Namun secara hitung-hitungan bisnis, hampir tidak ada usaha yang bisa memberikan keuntungan sampai 60 persen per tahun.

Tindakan tegas diharap mampu menimbulkan efek jera. Walaupun dalam kenyataannya, yang satu tutup muncul yang lain lagi. Namun ke depan diharapkan kasus investasi bodong dapat diredam lebih maksimal. Aksi membodohi masyarakat dengan yang tidak logis seperti itu sangat tidak diharapkan.

“Jangan terlalu cepat tergiur dengan janji pengembalian bunga yang tinggi, apalagi memanfaatkan testimoni tokoh. Malah ada dari tokoh agama, mungkin niatnya baik untuk menyejahterakan masyarakat tapi ia tidak sadar dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggungjawab,” tambah Fredly.

Parahnya, kaum PNS pun bisa kena tipu. Barangkali, dengan harapan di hari tua akan dapat pengembalian dari investasinya namun yang terjadi malah kehilangan dana karena tidak ada penjaminan dana bakal kembali. Untuk solusi kasus ini, bisa saja harta kekayaan pelaku dipakai untuk mengganti uang korban tapi pasti tidak utuh karena hanya sepersekiannya. Sementara yang lain justru tidak mengembalikan, seperti Koperasi Pandawa maupun UN Swissindo sampai sekarang masih tidak jelas.

“Jadi yang lebih utama adalah menghindari dan jangan gampang tergiur. Sepanjang tahun ini Satgas Waspada Investasi sudah menutup 31 perusahaan yang terindikasi investasi bodong,” tukasnya. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top