Orang Tua Dihina, Perawat Polisikan Dokter – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Orang Tua Dihina, Perawat Polisikan Dokter

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Kasus pengeroyokan oknum dokter yang bertugas di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Djafar Harun, Kolut oleh keluarga pasien berbuntut panjang. Oknum dr.GS melaporkan tindakan pengeroyokan dirinya, kini dilaporkan balik ke polisi oleh oknum perawat berinisial NB. Perawat tersebut tak terima orang tuanya yang saat itu dirawat di BLUD Djafar Harun oleh sang dokter sehingga dikeroyok oleh keluarga NB berinisial FD. dr.GS dipolisikan dengan laporan melakukan dugaan penghinaan.

Sebelumnya, dr GS dikeroyok keluarga perawat NB karena dinilai mengumbar pernyataan senonoh dan kasar ke pasien yang akan ditanganinya. Kerabat perawat bernama FD tak kuasa menahan emosinya dan melayangkan pukulan ke dr.GS namun dapat ditepis. Keluarga lainnya menghajar ramai-ramai oknum dr.GS yang mengakibatkan sejumlah luka lebam dan lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Perawat BLUD Djafar Harun, NB (35) warga Kelurahan Lasusua keberatan dengan sikap dr. GS yang dipandang menjadi sumber masalah. Dihadapan penyidik Polres Kolut, NB mengatakan dr.GS dikeroyok akibat lisannya yang dipandang tidak terdidik dengan melontarkan kata-kata bodoh, tidak berpendidikan dan menyebut nama binatang yang ditujukan kepada orang tua NB. “Yang mau dioperasi ini orang tua saya,” ujar NB.

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Muhammad Salman menjelaskan jika NB menuturkan kronologi insiden pengeroyokan. Awalnya disaat orang tua NB hendak dioperasi dengan diagnosa penyakit tumor, NB menelepon dr. GS. Oknum dokter itu ingin mendapatkan informasi identitas pasien kepada NB seperti jenis kelamin. Sayangnya, dr.GS menggunakan istilah-istilah yang dipandang tidak pantas dengan mengaitkan dengan nama-nama binatang. “Namun pada waktu itu pelapor tidak menjawab atau merespons perkataan dr. GS,” ujar AKP Salman, Minggu (19/11).

Rupanya, sikap tak beretika dokter itu berlanjut. Sekira pukul 21.45 wita, NB bersama dua rekannya bertemu dr.GS di depan ruangan VIP Mawar I. Saat itu, dr GS, langsung melontarkan tuduhan kepada rekan NB karena melaporkan pembicaraannya via telepon yang dipandang kasar itu. Spontan NB menyahut jika dirinya yang mengadu karena kata-kata oknum dr.GS dipandang tidak pantas.

dr GS kembali mencaci maki perawat NB hingga keduanya bersitegang dan berdebat di tempat itu. Karena emosi dr.GS memuncak, NB didorong dan dilerai saudara NB yang ada di tempat it. “Usai kejadian itu NB langsung melaporkan dr.GS sebagai tindakan penghinaan,” ungkap AKP Salman.

Aduan NB diterima polisi guna dilakukan pengusutan. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan para saksi yang mengetahui hal tersebut. (rus/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top