Tersangka Penipuan Umrah Segera Ditetapkan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Tersangka Penipuan Umrah Segera Ditetapkan

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidik Subdit II Eksus Ditreskrimsus Polda Sultra tuntas memeriksa saksi dalam kasus dugaan penipuan ratusan jamaah umrah Baubau yang dilakukan CV Dahsyat Baitullah di Baubau. Lebih dari 40 saksi telah dimintai keterangan. Penyidik juga mengambil keterangan 34 saksi korban perusahaan jasa umrah tersebut. Pengakuan korban nyaris sama bahwa mereka tertipu. Setelah menyerahkan duit perjalanan umrah sebesar Rp 25 juta per orang namun tak kunjung berangkat umrah.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh menyebutkan penyidik sudah beberapa kali melayangkan panggilan kepada Wakil Direktur CV Dahsyat Baitullah, Vivi Utama Ningsih. Namun Vivi tak kunjung memenuhi panggilan penyidik. Untuk itu, penyidik memutuskan melakukan gelar perkara kasus tersebut dan naik status menjadi penyidikan. Itu artinya penyidik segera menetapkan tersangka ketika kasus itu berada di tingkat penyidikan. “Jika sudah penyidikan, maka akan dipanggil kembali terlapornya,” ujar Kompol Dolfi Kumaseh, Jumat (17/11).

Sejauh ini, penyidik terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membuktikan CV Dahsyat Baitullah itu tak memiliki izin atau jasa travel Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) itu tidak terdaftar di Kementerian Agama. Selain itu, penyidik juga terus mencari Vivi Utama Ningsih yang diduga kuat melatarbelakangi jasa travel ini berada di Kota Baubau. “Informasinya, kantor pusatnya CV Dahsyat Baitullah itu belum jelas. Katanya di Kota Semarang, tapi itu belum A1,” beber Kompol Dolfi Kumaseh.

Untuk diketahui, CV Dahsyat Baitullah digerakan seorang wanita bernama Vivi Utama Ningsih sebagai wakil direktur. Biro perjalanan umrah ini melakukan sosialisasi dan mencari jamaah tahun 2016Terbukti bisa memberangkatkan jamaah umrah. Nah, tahun 2017 ini, CV Dahsyat Baitullah kembali hadir di Kota Baubau. Pemilik jasa menjanjikan bonus Rp 1 juta kepada jamaah yang berhasil merekrut jamaah lainnya. Hingga mencapai 34 orang namun tak kunjung diberangkatkan umrah. Masing-masing menyetor 25 juta. Totalnya mencapai Rp 850 juta. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top