Penyidik Terus “Buru” Tersangka DAK Muna – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Penyidik Terus “Buru” Tersangka DAK Muna

Sumber: Kejari Muna

KENDARIPOS.CO.ID — Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna terus “memburu” tersangka penyelewengan dana alokasi khusus (DAK) Muna 2015. Meski sudah memeriksa puluhan saksi, namun lembaga yang dinakhodai Badrut Tamam ini rupanya belum puas. Mereka masih butuh bukti tambahan untuk menguatkan keterangan sebelumnya.

Berkaitan dengan itu, selama dua hari, Kamis-Jumat (16-17/11), penyidik kembali memeriksa tiga pejabat Muna. Mereka adalah mantan Kepala Disperindag Muna yang kini menjabat Kepala Badan Pendapat Daerah Akhmad Yani B dan mantan Sekretaris DPRD Muna yang kini menjabat Kepala BPKAD Muna Ari Aris. Selanjutnya, jumat (17/11), Ari Asis kembali diperiksa penyidik. Termasuk Kabid Perbendaharaan BPKAD Muna, La Ode Hasrun juga diperiksa.

Kasi Intel Kejari Muna, Ld Abdul Sofyan menjelaskan, pemeriksaan ketiga pejabat tersebut untuk melengkapi keterangan sebelumnya. Pihaknya ingin mendapatkan gambaran secara utuh tentang tata kelola anggaran, sehingga bisa mengetahui alur penyalahgunaan anggaran negara yang mencapai puluhan miliar tersebut.

“Belum ada penetapan tersangka. Kami masih butuh bukti tambahan. Makanya, beberapa pejabat kembali diperiksa,” kata Ld Abdul Sofyan, Jumat (17/11). Pemeriksaan sejumlah saksi tambahan diperlukan, sebab kasus kali ini sangat rumit. Bahkan, Kajati Sultra Azhari menyebutnya sebagai kejahatan white crime (tingkat tinggi yang melibatkan pejabat berwenang). Sehingga memang butuh kehati-hatian dalam pengusutannya, termasuk dalam hal penetapan tersangka.

“Kami masih butuhkan waktu untuk merampungkan hasil penyelidikan. Untuk itu, kami minta publik bersabar dalam menunggu akhir dari pemeriksaan DAK Muna. Tunggu saja. Ada waktunya untuk penetapan tersangka,” tegasnya.

Untuk diketahui, proses penyidikan DAK Muna sudah setahun diusut. Meski begitu, hasil audit resmi BPK hingga kini tak kunjung ada. Ditambah lagi, jaksa ditantang untuk membuktikan hasil pemeriksaan yang dianggap sudah berlarut-larut. Saat ditemui pekan lalu, Kajari Muna Badrut Tamam berjanji sebelum lewat tahun ini, tersangka DAK Muna akan disampaikan ke publik. “Tunggu saja, kami masih rampungkan data-datanya supaya buktinya kuat saat dipersidangan nanti,” imbuh Badrut Tamam. (b/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top