30 Kepala Sekolah di Bombana Turun Status – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bombana

30 Kepala Sekolah di Bombana Turun Status

NURYADI/KENDARI POS
Prosesi pelantikan puluhan kepala sekolah di Bombana yang dilakukan Sekretaris Kabupaten, Burhanuddin A HS Noy.

KENDARIPOS.CO.ID — Tenaga fungsional di pemerintah kabupaten (Pemkab) Bombana kembali menjadi sasaran mutasi. Jumlahnya kali ini mendekati 100 orang. Rinciannya, 30 kepala sekolah dikembalikan menjadi guru, 48 guru, pengawas dan Plt Kepala sekolah dilantik dan didefinitifkan menjadi pimpinan lembaga pendidikan tersebut. Sementara 12 guru diangkat menjadi Plt kepala sekolah.

Pemberhentian dan pengangkatan 90 tenaga fungsional itu merupakan kali keempat dilakukan pasangan Bupati, H. Tafdil dan Wakilnya, Johan Salim pasca dilantik sebagai kepala daerah di wilayah tersebut, 22 Agustus lalu. Pelantikan dan pemberhentian sembilan puluh guru itu tertuang dalam tiga surat keputusan (SK) bupati yang berbeda. Khusus 30 orang guru mereka terdaftar dalam SK 323 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan fungsional guru. Dalam SK ini, sebanyak 30 guru yang diangkat menjadi kepala sekolah dimasa pemerintahan bupati sebelumnya, dikembalikan menjadi guru muda dan guru madya pada sekolah tempatnya memimpin.

Sementara 48 guru lainnya tercantum dalam SK 323 dan 324 tentang pelantikan dan pengangkatan sumpah jabatan fungsional guru, serta 12 guru menjadi Plt pada 12 sekolah di wilayah Bombana. Pelantikan dan pemberhentian 90 guru ini ditandatangani Bupati Bombana, H. Tafdil sejak 15 November lalu.

Serah terima jabatan puluhan tenaga fungsional ini tidak dihadiri semua guru yang namanya tercantum dalam tiga SK berbeda itu. Sementara untuk proses pengambilan sumpah jabatan atau proses pelantikan, dilakukan Sekab Bombana, Burhanuddin A HS Noy setelah mendapat amanah dari bupati.

“Pelantikan dan pemberhentian puluhan tenaga fungsional di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilakukan berdasarkan putusan PTUN Kendari nomor 10/6/2017 PTUN Kendari, tanggal 5 Oktober 2017 lalu. Dalam putusan itu, PTUN Kendari mengabulkan permohonan puluhan guru di Pemkab Bombana untuk dikembalikan pada jabatan semula,” kata Burhanuddin, jumat (17/11).

Mantan Kadis Perhubungan Sultra ini mengakui, dirinya harus mengembalikan jabatan puluhan guru itu. Selain karena putusan pengadilan, proses pemberhentian mereka saat itu dinilai tidak prosedural karena ada mekanisme yang tidak dilalui pada saat itu.

“Ini kali kedua saya diberi amanah memimpin pelantikan guru menjadi kepala sekolah. Ini satu kepercayaan yang sangat luar biasa bagi saya. Saya tidak bisa dipisahkan dari profesi guru karena orang tua saya juga seorang kepala sekolah, ” ungkapnya. (c/nur)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top