BPKAD Sultra Temukan Masalah Berulang di Draf APBD – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

BPKAD Sultra Temukan Masalah Berulang di Draf APBD

Hj. Isma

KENDARIPOS.CO.ID — Penyusunan rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) atau APBD Perubahan harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah kabupaten dan kota. Sebab, setiap tahun tim evaluasi Pemprov Sultra kerap menemukan kesalahan berulang. Namun terkesan dipandang remeh oleh pemerintah daerah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Hj. Isma mengatakan sudah berulang kali mengumumkan kesalahan-kesalahan berulang dalam penyajian APBD atau APBDP. Faktanya, BPKAD masih sering menemukan kesalahan saat evaluasi setiap tahunnya. Beberapa poin penting yang selalu digarisbawahi adalah alokasi belanja modal masih di bawah 28 persen, alokasi dana pendidikan masih dibawah 20 persen dan alokasi dana kesehatan di bawah 10 persen.

Selain itu, masih ada alokasi anggaran yang tidak prioritas dan cenderung duplikatif, kesalahan nomenklatur penganggaran, kode rekening tidak sesuai antara judul kegiatan, rincian objek belanja dan uraian pada kolom penjelasan. Bahkan kadang masih ada kegiatan yang tidak sesuai dengan rancangan APBD. “Ini setiap rapat saya bacakan satu persatu, tapi selalu saya temukan lagi. Dievaluasi APBD Perubahan itu masih banyak, hanya di copy paste saja yang lalu,” ujar Hj.Isma di ruang kerjanya, Kamis (16/11).

Mantan Kepala BPKAD Konsel ini sudah memberikan catatan merah pada temuan-temuan itu untuk diperbaiki oleh pemilik draf APBD. Hanya saja, catatan itu terkadang tidak ditindaklanjuti. Padahal kata Hj. Isma, Permendagri Nomor 13 tahun 2006 pasal 111 ayat (8) jelas menegaskan apabila hasil evaluasi tidak ditindak lanjuti oleh bupati atau wali kota dan DPRD lalu ditetapkan Raperda APBD dan Raperda penjabaran APBD menjadi Perda maka gubernur bisa membatalkan. Sekaligus menyatakan berlakunya pagu APBD tahun sebelumnya.

“Sampai ini masih ada yang belum tindaklanjuti perbaikan APBD P nya. Sudah berapa kali kita sampaikan. Bahkan ada yang sampai kita surati,” kesal Hj.Isma. Sayangnya, Hj. Isma enggan tak menyebutkan daerah mana saja yang selalu melakukan kesalahan berulang itu. Tanpa disebutkan pun menurut dia, daerahnya sudah merasa. “Semoga APBD 2018 ini sudah ada kemajuan. Apalagi sedang pembahasan di daerah masing-masing. Setelah itu diserahkan ke kita, dan diperiksa lagi. Mudah-mudahan tidak berulang lagi,” harapnya. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top