KKBPK Kunci Tingkatkan Kualitas Keluarga – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Muna

KKBPK Kunci Tingkatkan Kualitas Keluarga

Dandim Muna, Letkol (Inf) Idris Hasan (kiri) bersama Kepala BKKBN Sultra Ali Ismail, Bupati, LM Rusman Emba, Anggota DPR RI, Hj. Tina Nur Alam dan Ketua PKK Muna, Yanti Setiawati (dua dari kanan) dalam acara pencanangan KKBPK, rabu (15/11). Foto: Muhammad Ery/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Penduduk Indonesia masuk dalam urutan terbesar keempat di dunia. Tentunya, jumlah itu tak berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia (SDM). Makanya, di Sulawesi Tenggara (Sultra) dicanangkan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK). Hal itu dilakulan agar sumber daya di Bumi Anoa, dipastikan bisa bersaing dan mampu menghadapi masa bonus demografi, yang diprediksi pada tahun 2020 sampai 2030.

Dalam pencanangan tersebut, BKKBN Sultra bekerja sama dengan anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Tina Nur Alam melakukan advokasi dan komunikasi, informasi dan edukasi di Kabupaten Muna. Tina Nur Alam mengatakan, program KKBPK dilakukan untuk pendewasaan usia perkawinan, pengaturan jumlah dan jarak kelahiran pelayanan KB serta penyuluhan kesehatan reproduksi. “Besarnya penduduk menyimpan problem yang rumit. Kualitas SDM rendah, memiliki mentalitas konsumtif, kurang produktif, semangat berkarya rendah, tidak memiliki keinginan maju. Jika kondisi begini, maka tunggu saja kehancuran,” kata Tina Nur Alam dalam sambutannya di Aula Galampa By Pass Raha, Rabu (15/11).

Makanya, Ketua Dekranasda Sultra ini menegaskan, daerah harus bangkit. Targetnya, kualitas SDM Sultra bisa bersaing. Termasuk, program pembangunan desa dan kelurahan, sebagai upaya peningkatan mutu. Sekaligus memperbaiki lapangan pekerjaan. “Sebenarnya Sultra memiliki potensi alam yang bagus kalau dimanfaatkan secara baik. Jika ini dioptimalkan, maka tak ada yang merantau lagi. Jika desa maju, mereka enggan meninggalkan daerah. Sebab, lapangan pekerjaan telah tersedia, ” ungkapnya.

Sehingga, kata Tina, program KB bukan lagi pilihan, tetapi keharusan bagi semua keluarga. Ia menyebut, program KB menjadi solusi terbaik. Tentu saja, program ini diperuntukkan bagi keluarga yang jumlah anaknya belum banyak. Jika telah melebihi 2 anak, maka tugas utama meningkatkan kualitas. “Pemerintah wajib membantu program pro rakyat. Secara khusus, pemerintah telah menempatkan berbagai tenaga medis seperti bidan di desa. Jadi bagi bupati jangan dianggap program KB tak penting,” jelasnya.

Bupati Muna, LM Rusman Emba sangat mengapresiasi pertemuan tersebut. Ia mengaku, kemajuan suatu daerah sangat membutuhkan peran wakil rakyat yang komunikatif, miliki pemikiran bagus, serta semangat mempublikasikan Sultra di Jakarta. “Saya kira ibu Tina bisa melakukan itu. Kami apresiasi. Pengendalian jumlah penduduk menjadi wajib. Apalagi telah ada vasektomi KB pria,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sultra, Ali Ismail menyebut, Muna merupakan salah satu daerah dengan angka cepat metode kontrasepsi jangka panjang tertinggi di Sultra. Dari 17 kabupaten, Muna urutan ketiga. “Ini berkat kerja sama semua mitra termasuk Baksos TNI dan PKK, ” pungkasnya. (c/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top