Jelang Tahun Baru, Harga Komoditi Masih Stabil – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ekonomi & Bisnis

Jelang Tahun Baru, Harga Komoditi Masih Stabil

Harga sayur dan sejumlah kebutuhan pangan masih stabil di Pasar Tradisional Mandonga. Foto: Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Momen pergantian tahun identik dengan euphoria malam tahun baru, perayaan natal bahkan tak jarang diwarnai lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok. Namun warga metro tak perlu khawatir, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra memastikan harga komoditi di sejumlah pasar tradisional masih tetap stabil.

Kabid Perdagangan dalam Negeri Disperindag Sultra, H. Muhammad Ali mengatakan, kendatipun harga bawang merah per tanggal 15 November bergerak naik dibanding sehari sebelumnya, namun hanya sebesar 4,53 persen. Sementara bawang putih hanya naik 2,7 persen. Ini masih di ambang wajar. “Daftar harga yang kami punya adalah harga rata-rata dari beberapa pasar yang jadi titik pantauan rutin. Beberapa harga bahkan turun seperti sayur-sayuran,” terangnya.

Jika dilihat secara umum, menurutnya, harga masih terbilang normal. Apalagi penduduk Sultra mayoritas muslim, makanya harga tidak terlalu berubah di momen menjelang perayaan natal dan tahun baru. Jelas berbanding terbalik dengan Provinsi Maluku serta Papua. Apalagi, saat ini sudah ada rambu-rambu berupa ketetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras, minyak goreng, gula pasir, bawang putih dan daging beku. “Ini jadi acuan utama pedagang Sultra dalam menetapkan harga,” singkatnya.

Ali bahkan prediksi bulan ini masih akan terjadi deflasi. Sementara September dan Agustus juga telah terjadi deflasi berturut-turut. Adapun stabilnya harga didukung oleh ketersediaan stok yang sampai saat ini masih tercukupi baik beras, gula dan lainnya. Ia harap, harga di pasaran tetap normal dan inflasi 4±1 bakal mampu dicapai Sultra tahun ini.

“Kita masih punya waktu 2 bulan. Jika melihat perkembangannya, semua masih dalam batas yang diinginkan. Kondisi sehat harus benar-benar dijaga. Bahkan deflasi terlalu tinggi juga patut dikhawatirkan karena itu bisa jadi indikasi daya beli masyarakat rendah. Stok banyak tapi pembeli kurang sehingga harga murah. Kami bersama pihak terkait akan terus memastikan kondisi stabil,” tambah Ali. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top