Luka Bakar? Ini Yang Harus Anda Lakukan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kesehatan

Luka Bakar? Ini Yang Harus Anda Lakukan

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — LUKA bakar adalah suatu kerusakan jaringan atau kulit (bisa sampai ke otot dan tulang) yang disebabkan oleh paparan dengan sumber panas (bahan kimia, api, petir, radiasi, listrik, air panas atau uap panas, suhu terlalu dingin, dll). Banyak hal penyebab terjadinya luka bakar, contohnya cairan panas (air, minyak, kuah), api (bensin, minyak tanah, gas LPG), listrik (PLN, petir), zat kimia (asam, basa, kosmetik), dan radiasi (matahari, radioterapi, bom).

Beberapa hal atau komplikasi yang didapatkan jika mengalami luka bakar yang serius, serta terlambat mendapatkan penanganan adalah penyebab terjadinya kerusakan kulit, infeksi pada kulit yang dapat berujung pada infeksi seluruh tubuh, kehilangan cairan atau dehidrasi akibat penguapan berlebihan dari luka bakar, gagal ginjal, gagal napas, gangguan lambung, kerusakan darah, dan lain-lain.

Luka bakar dapat dikategorikan menjadi dua bagian berdasarkan lama penyembuhannya, yaitu luka akut dan luka kronis. Luka akut adalah luka yang dapat sembuh dalam jangka waktu 2-3 minggu sedangkan luka kronis adalah luka yang sembuh dalam jangka waktu lebih dari 4-6 minggu bahkan berbulan–bulan.

Namun, hal penyembuhan luka bakar sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor usia, faktor nutrisi, faktor penyakit lain seperti Diabetes Melitus, faktor mekanik (pergerakan dini pada daerah luka), dan antibiotik (pemakaian antibiotik yang tidak tepat dapat mempercepat infeksi pada luka).

Saat kulit yang terkena luka bakar rasanya pasti akan terasa sangat perih jika kulit yang terkena hanya di bagian permukaan kulit saja. Jika sudah sampai mengenai otot dan tulang maka luka bakar tidak akan seperih yang dirasakan luka bakar pada bagian kulit permukaan. Hal ini disebabkan saraf pada kulit terletak paling banyak pada kulit lapisan bagian luar. Setelah kulit terkena paparan panas sebaiknya tidak menggaruk-garuk bahkan tidak memecahkan benjolan cairan yang muncul pada kulit tersebut karena dapat menyebabkan terbukanya pintu masuk untuk kuman sehingga dapat dengan mudah terjadinya infeksi pada kulit.

dr Ayunda Medina

Jika seseorang terkena luka bakar, maka penanganan awal ialah memindahkan bagian tubuh yang terkena paparan panas dari sumber panas atau memberhentikan sumber panas, kemudian dengan memberikan aliran air dingin atau air suhu ruangan di tempat luka selama kurang lebih 15 menit, kemudian dicoba dibersihkan dengan kain yang bersih atau kassa steril dengan tidak menekan atau menggosok daerah luka (kulit yang terkena bahan panas bukan selain air panas atau uap panas), jika memiliki salep luka bakar seperti Mebo® atau Burnazin®, maka salep tersebut bisa langsung dioleskan pada daerah luka, jangan dioleskan kecap, odol, mentega, kopi, atau bahan-bahan lainnya karena dapat memperparah luka bakar sehingga luka sulit sembuh bahkan dapat mengakibatkan infeksi.

Hal yang paling penting adalah mengaliri luka dengan air bersih sampai luka terasa berkurang perihnya. Oleh karena itu jika ada seseorang terkena luka bakar diharapkan segera membawa ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.(jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top