Oknum Kades dan Bendahara Pungli di Kolut Masuk Rutan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Oknum Kades dan Bendahara Pungli di Kolut Masuk Rutan

Andi Fahruddin

KENDARIPOS.CO.ID — Oknum Kepala Desa (Kades) Batu Ganda, Halik telah menyusul bendaharanya, Nur Irani ditetapkan sebagai tersangka pungli usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh tim Saber Pungli Polres Kolut. Bahkan penyidik polisi telah melimpahkan berkas keduanya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lasusua, Jumat (10/11) lalu.

Kajari Kolut, Andi Fahruddin, SH,. MH mengatakan jika berkas kedua tersangka yang dilimpahkan ditindak lanjuti dengan diikuti pemindahan Halik dan Nur Irani ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari. Sebelumnya, kedua tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolres Kolut. “Kami telah terima berkasnya dan dinyatakan P21 (lengkap). Keduanya dibawa ke Rutan di Kendari,” ujar Andi Fahruddin kepada Kendari Pos di ruang kerjanya, senin (13/11).

Mengingat keduanya akan mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Kendari maka dititipkan di Rutan Kendari, bukan Rutan Kolaka. Halik dan Nur Irani diduga melanggar pasal 12 e dan 11 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Ancaman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Pihak Polres Kolut berdasarkan berkas temuan dugaan pungli dari masyarakat tidak hanya saat itu saja sebagaimana catatan baru penyetor dalam bukunya. Namun, ada tambahan bukti dimana upaya pungli itu dilakukan sejak 2014 silam. Hanya saja, Kajari Kolut, Fahruddin tidak mengingat pasti besaran kerugiannya.

Atas kasus ini, Fahruddin mengingatkan para kades dan perangkatnya agar tidak nakal. Apalagi kata dia para kades bermain dalam laporan palsu proyek fiktif bisa mengantarnya masuk sel. “Saya pikir telah ada beberapa oknum kades ditangkap di Kolut karena proyek fiktif. Khusus pungutan setidaknya musyawarahkan bersama warga dan hasilnya disimpan pada kas desa,” pungkasnya.

Di Lasusua beredar kabar jika sang kades alami depresi karena ditahan dan dibawa ke RS Djafar Harun dengan tangan terborgol untuk diperiksa kejiwaannya. Namun, Kasi Pidsus Kejari Kolut, Ariefulloh yang dikonfirmasi membantah kabar tersebut. “Itu memang mekanisme saat pelimpahan sebelum diserahkan ke Rutan Kendari penanganannya juga harus disertai keterangan kesehatan apakah ada masaalah atau tidak. Ia (oknum Kades Halik) sehat kok,” ujar Ariefulloh.

Sebagaimana diketahui, oknum kades dan bendahara Desa Batu Ganda diamankan tim Saber Pungli Polres Kolut saat mengutip duit kepada warganya untuk pengurusan Surat Keterangan Kepemilikan Tanah (SKTT) atau biasa disebut Sporadik. Total rupiah yang diamankan petugas senilai Rp 4,5 juta yang dikumpulkan dari warga. Besaran pungli sekira Rp. 300 ribu per orang. 16 orang telah membayar saat itu hingga barang bukti yang disita aparat selain uang, ada pula buku rincian pembayaran, laptop, surat-surat dan register SKKT. (rus/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top