Abu Hasan Didesak Fungsikan Buranga – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton Utara

Abu Hasan Didesak Fungsikan Buranga

Bupati Butur, Abu Hasan saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan pencanganan kampung KB di Kecamatan Kambowa. Foto: Hadrian Indra/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Desakan masyarakat agar Buranga difungsikan sebagai pusat ibu kota Kabupaten Buton Utara (Butur) kembali disuarakan. Persoalan itu mencuat saat Bupati Butur, Abu Hasan melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kambowa. Masyarakat setempat menyayangkan, mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu belum juga menjadikan Buranga sebagai pusat pelayanan pemerintahan sesuai amanah undang-undang. Jika tuntutan warga tersebut tak diindahkan, mereka mengancam melakukan unjuk rasa.

Warga Kecamatan Kambowa, Honayapto menuturkan, hingga kini pelayanan pemerintahan masih dipusatkan di Ereke, Kecamatan Kulisusu. Buranga sebagai ibu kota Buton Utara sesuai undang-undang nomor 14 tahun 2017 masih sepi dan belum ditempati aparatur sipil negara yang ditugaskan memberikan pelayanan pada masyarakat. Alumni Universitas Negeri Jakarta itu menegaskan, jika mengandalkan retorika tanpa ada realisasi, maka pemerintah saat ini hanya memberikan harapan palsu. “Warga Kambowa tak butuh janji jika hanya niat tanpa ada realisasi. Buranga sampai kapanpun tak akan pernah difungsikan,” sindir Honayapto saat menyampaikan aspirasinya pada Bupati Butur, Abu Hasan, akhir pekan lalu. Honayapto menuturkan, pemimpin telah berganti sebanyak dua kali. Namun, persoalan Buranga tak kunjung tuntas. Masyarakat merindukan pemimpin yang patuh terhadap amanat undang-undang.

Sementara itu, Abu Hasan justru mengklaim telah memfungsikan Buranga sebagai ibu kota. Ia telah, menempatkan 100 aparatur sipil negara untuk memberikan pelayan publik di wilayah tersebut. Kendati demikian, ia tak membantah, pelayanan yang diberikan belum maksimal karena kondisi kantor bupati di Buranga masih dalam tahap renovasi. “Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Butur menggelontorkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk melakukan rehabilitasi berat kantor bupati di Buranga. Saat ini kondisi tak memadai, karena bangunan sudah mulai rusak akibat tak terawat karena jarang ditempati,” alasan Abu Hasan.

Ia menambahkan, upaya memfungsikan Buranga sebagai ibu kota dilakukan secara bertahap. Meski demikian, perkantoran di Kulisusu tak semuanya akan ditinggalkan, sebab sebagian tetap akan digunakan. Nantinya, ia bersama Wakil Bupati, Ramadio akan berbagi tugas memberikan pelayanan di dua tempat, yakni Kulisusu dan Buranga. “Sangat disayangkan juga bila perkantoran di Ereke yang menghabiskan uang negara diterlantarkan begitu saja. Tidak mungkin saya membangun kembali perkantoran di Buranga, karena akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan,” tandasnya. (b/had)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top