Wabup Konut Setuju Guru Sertifikasi Jadi Panwascam – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Konawe Utara

Wabup Konut Setuju Guru Sertifikasi Jadi Panwascam

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Meski masih pro kontra, pemerintah kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) “menghalalkan” delapan guru bersertifikasi menjadi anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Padahal sebelumnya, DPRD Konut meminta agar Pemkab melakukan peninjauan kembali surat keputusan (SK) anggota Panwascam dari kalangan guru sertifikasi.

Pasalnya, guru sertifikasi harus bekerja dalam dua lembaga sekaligus, menjadi tenaga pengajar dan melakukan pengawasan dalam keanggotaan sebagai Panwascam. “Kemarin itu sebelum dilantik, mereka sudah dibuatkan surat pernyataan bisa menjalankan fungsi kedua-duanya. Pekerjaan sebagai Panwascam jalan tanpa harus mengabaikan fungsinya sebagai guru sertifikasi. Nah, kalau dalam perjalanan mereka tak mencukupi jam mengajar, maka sertifikasinya tak akan dibayarkan,” pendapat Wakil Bupati Konut, Raup, akhir pekan lalu.

Ketua DPD PAN Konut itu menjelaskan, jika dalam proses perjalanan kedua fungsinya tidak berjalan sesuai harapan, baik sebagai tenaga guru sertifikasi dan Panwascam, maka mereka harus memilih salah satunya. “Itu sudah langkah bijak tanpa harus mengabaikan,” ujar pasangan Bupati, Ruksamin itu.

Terkait desakan DPRD Konut meminta untuk meninjau ulang SK Panwascam dari guru sertifikasi, Raup mencoba memberikan pembenaran. Peninjauan SK bisa saja dilakukan bilamana ada aturan yang dilanggar. “Peninjauan ulang kita lihat seperti apa. Yang pertama kan tidak melanggar undang-undang. Kalau dia mengabaikan aturan, maka yang dilihat aspek efektifitasnya. Jadi tinggal memilih, kan saya sudah sampaikan pada Sekab untuk membuat instruksi bahwa dinas tidak boleh memberikan izin pada yang punya jabatan struktural, karena itu akan mengabaikan tugas teknis pada dinas. Nah, kalau ada yang lolos maka tinggal memilih, mau jadi kepala bidang atau jadi PPK atau Panwascam,” argumentasinya.

Soal status guru sertifikasi, Raup mengatakan pihaknya memberikan surat pernyataan. Tinggal melihat kemampuannya apakah bisa dilaksanakan atau tidak. Bila tak mampu, maka diberikan pilihan. “Menjalankan tugasnya sebagai guru sertifikasi atau menjadi anggota Panwascam. Jadi itu saja pilihannya,” tandas nya. (c/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top