Fokus Tuntaskan RPJMD, APBD Sultra 2018 Diproyeksi Rp 3,1 Triliun – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Fokus Tuntaskan RPJMD, APBD Sultra 2018 Diproyeksi Rp 3,1 Triliun

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sultra sudah merampungkan draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018. Pemerintah pun kini mulai duduk bersama dengan DPRD Sultra untuk membahas poin demi poin kegiatan di tahun akhir periode kepemimpinan Gubernur dan Waki Gubernur Sultra, Nur Alam-Saleh Lasata (Nusa).

Ketua TAPD Provinsi Sultra, Lukman Abunawas mengatakan anggaran 2018 hanya berkisar Rp 3 triliun lebih, yakni hampir sama dengan total anggaran 2017 ini. Mengingat tahun ini adalah tahun terakhir untuk realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018, maka pihak eksekutif dan legislatif dituntut lebih jeli lagi dalam menetapkan program prioritas.

“Pembahasan kita ditingkat TAPD itu Rp 3 triliun lebih. Ada yang meningka, ada juga yang turun. Jadi kita maksimalkan itu saja bersama DPRD. Saat ini sementara kita bahas juga, Desember seharusnya sudah bisa selesai,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, akhir pekan lalu.

Beberapa pos anggaran yang mengalami kenaikan yakni dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). Hanya saja naiknya pun tidak signifikan yakni hanya berkisar Rp 10 miliar saja. Sementara beberapa item anggaran yang turun yakni dana bagi hasil dari berbagai sumber seperti energi tambang dan bagi hasil tembakau. “Dulu tembakau bisa sumbang sampai Rp 100 miliar. Sekarang tidak ada lagi, karena dihapus,” ungkap mantan Bupati Konawe dua periode itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh yang ditemui terpisah mengaku tak menyoal berapa APBD yang siap dikelola Pemprov. Ia hanya menegaskan semua program kegiatan yang disepakati nantinya harus mengacu pada RPJMD. “Infrastruktur seperti jalan dan jembatan ini yang kita lihat sangat penting, sehingga itu yang perlu diperhatikan,” kata Abdurrahman Shaleh.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sultra itu mengatakan Pemprov harus memperhatikan klaster kebutuhan prioritas setiap daerah di Sultra. “Misalnya, Konawe terkenal dengan pertanian, Wakatobi dengan hasil lautnya, Bombana dengan ternak sapi, kemudian Muna dengan tebu. Klaster-klaster seperti ini yang harus dipertimbangkan, kira-kira apa yang bisa dikasih ke daerah sebagai bentuk support kita dari provinsi,” tambahnya. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top