Enam Jembatan di Butur Rusak Parah – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton Utara

Enam Jembatan di Butur Rusak Parah

Kondisi salah satu jembatan penghubung tanggung jawab Pemprov Sultra di Buton Utara yang rusak parah. Foto: Hadrian Indra Mapa

KENDARIPOS.CO.ID — Kondisi enam jembatan penghubung yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Buton Utara (Butur), rusak parah. Konstruksinya sudah sangat memprihatinkan karena tak pernah dibenahi. Kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati. Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Butur sulit membenahi jembatan itu karena statusnya bukan tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab). Satuan kerja yang membidangi pembangunan infrastruktur itu, berharap Pemprov segera turun tangan meningkatkan fungsi jembatan yang menjadi tanggung jawabnya mereka. Sebab tuntutan warga sangat besar terkait pembenahan jembatan yang ada di jalan provinsi.

Sopir Mobil Rute Baubau-Ereke, La Amar mengeluhkan, kondisi jembatan yang rusak dan sulit dilintasi. Dia berharap, pihak yang bertanggung jawab segera turun tangan melakukan pembenahan, minimal kayu jembatan yang ambruk karena lapuk segera diganti. “Pernah ada mobil terperosot akibat salah jajan. Jembatan yang rusak parah sangat sulit dilintasi. Salah jalan sedikit terancam jatuh karena memang kondisi sudah rusak parah,” keluh Amar saat ditemui terminal Minaminanga, akhir pekan lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Butur, Wawan Wardaya mengakui, ada enam jembatan penghubung jalan provinsi yang kondisinya memang rusak parah, khususnya rute Ereke-Baubau. Jika tak segera dibenahi rawan terjadi kecelakaan. Jembatan sewaktu-waktu dapat ambruk karena kayu penyangga sudah lapuk.

Mantan Kepala Bidang Bina Marga PU Butur itu menambahkan, pembenahan jembatan rusak secara menyeluruh bukan kewenangan pihaknya. Selama ini mereka hanya melakukan perawatan jembatan menggunakan anggaran rutin . “Satu tahun lagi jembatan penghubung dari kayu itu akan ambruk jika tak segera dibenahi,” katanya. Wawan mengaku, kondisi jembatan yang rusak parah telah dilaporkan ke Pemprov Sultra agar segera dibenahi. “Pemkab tidak bisa mengambil alih. Jika dipaksakan akan menjadi temuan BPK,” alasannya. (b/had)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top