Bende_Q, Momentum Bangkitkan Bank Sampah – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Bende_Q, Momentum Bangkitkan Bank Sampah

Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra ingin mempertahankan predikat kota Adipura. Untuk itu, 64 kelompok pengelola bank sampah di setiap kelurahan akan diaktifkan kembali sebagai ujung tombak kebersihan lingkungan di level kelurahan. Wali kota saat melaunching bank sampah Bende_Q di Kelurahan Bende. Foto: Humas Pemkot Kendari For Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra melaunching aplikasi bank sampah berbasis android, Bende_Q di Kelurahan bende, Kecamatan Kadia. Melalui aplikasi yang dapat diunduh di smartphone itu, sampah dapat dijual oleh warga sesuai jenis sampahnya. Bank sampah bernama Bende_Q ini menurut Wali Kota Kendari, merupakan momentum untuk menghidupkan kembali 64 kelompok bank sampah yang pernah ada. Bank sampah ini Bende_Q ini menurut Adriatma Dwi Putra akan menjadi percontohan wilayah lain di Kota Kendari dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra mengatakan ada 64 kelompok pengelola bank sampah di setiap kelurahan yang telah dibentuk namun kurang dari 10 persen yang masih aktif. “Selebihnya mati suri. Intervensi pemerintah dalam menyediakan sarana, operasional bank, sampai pelatihan berkala sudah cukup optimal. Namun kalau tidak diiringi dengan partisipasi aktif warga maka semua ini berjalan lambat,” ujar Adriatma Dwi Putra yang didampingi Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Alamsyah Lotunani, akhir pekan lalu.

Suami dr. Siska Kirana Adriatma itu menjelaskan produksi sampah setiap hari di Kota Kendari cukup besar. Mencapai 270 ton perharinya dan terdapat 43 persen sampah yang dapat didaur ulang, dijadikan kerajinan 3R atau Reduce, Reuse, Recycle. “Ini semua dapat menghasilkan income, yang tentunya dapat membantu kebutuhan rumah tangga. Sebagai ilustrasinya, jika bank sampah Bende_Q ini mampu mengelola 200 sampai 300 kilogram sampah perhari, maka Kelurahan Bende ini dapat menghasilkan omzet sekira Rp 25 juta sampai Rp 30 juta perbulannya,” ujar Adriatma Dwi Putra.

Wali Kota Adriatma berharap bank sampah Bende_Q di Kelurahan Bende itu menjadi momentum mengelola bank sampah secara optimal. Khususnya sampah yang dapat didaur ulang, yang kemudian akan bermanfaat bagi warga Kota Kendari. “Tentunya semua harus berperan aktif untuk mengelola bank sampah ini, khususnya pihak kelurahan dan warga setempat. Bangk sampah Bende_Q akan menjadi percontohan di Kota Kendari dan di Sultra,” tukasnya.

Terlebih lagi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, Pemkot Kendari telah mendapatkan pengakuan secara nasional dalam bentuk penghargaan anugerah adipura maupun pengelolaan TPA terbaik se- Indonesia. “Untuk itu kita harus mampu mendorong partisipasi masyarakat yang lebih besar untuk mandiri mengelola sampah di lingkungan masing-masing,” tutupnya. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top