Tenaga Medis Konkep Tuntut Upah Layak – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Konawe Kepulauan

Tenaga Medis Konkep Tuntut Upah Layak

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Porsi anggaran untuk upah paramedis di Konawe Kepulauan (Konkep) harus menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Awal pekan ini, tenaga medis yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) mengadukan nasib mereka ke DPRD Konkep.

Mereka mengeluhkan minimnya honor pegawai harian lepas (PHL) yang sudah mengabdikan diri pada RSUD dan Puskesmas di Pulau Wawonii tersebut. Ketua PPNI Konkep, Kalvin mengatakan, tenaga medis PHL harus mendapatkan upah layak. Pasalnya, profesi perawat ini selalu dituntut bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat.

“Kondisi saat ini honor tenaga medis yang berstatus honorer berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta tiap bulan. Itupun dibayar pertriwulan,” ungkapnya, Kamis, (9/11). Makanya mereka menuntut agar anggota dewan memperjuangkan kesejahteraan paramedis tersebut. “Kami minta agar tenaga medis diberikan haknya minimal Rp 1,5 juta per bulan dan dibayar tiap bulan. Anggota dewan juga harus menyetujui penganggaran peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan,” tuntut Kalvin diamini Ketua IBI Konkep, Yemi Yusuf.

Mereka menjamin, tenaga medis akan kerja semaksimal mungkin sebagai pelayan kesehatan jika tuntutan tersebut disetujui. Sekretaris Komisi III DPRD Konkep, Mustaman, berjanji, siap mendukung dan memperjuangkan kesejahteraan tenaga medis di Pulau Wawonii. “Kami akan berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah agar upah tenaga medis bisa dinaikkan,” kata Mustaman. (b/san)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top