KKP Gandeng Pemkab Wakatobi Gelar GBPL – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Wakatobi

KKP Gandeng Pemkab Wakatobi Gelar GBPL

Kegiatan GBPL di Wakatobi yang dihadiri pihak KKP dan Bupati, H. Arhawi, kamis (9/11). Foto: Asti Novalista/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Direktoral Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia bersama pemerintah kabupaten (Pemkab) Wakatobi menggelar gerak bersih pantai dan laut (GBPL). Selain dari kementerian, kegiatan ini juga dihadiri Bupati Wakatobi, H. Arhawi dan Wakilnya, Ilmiati Daud, Sekretaris Kabupaten (Sekab), Muhammad Ilyas Abibu, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), H. Jalaluddin.

Selain KKP dan pemerintah setempat, kegiatan yang berlangsung di Mola Selatan, Kecamatan Wangiwangi Selatan ini melibatkan sejumlah masyarakat desa serta lembaga pemerhati lingkungan lainnya. GBPL merupakan aksi pelestarian laut serta bentuk kecintaan masyarakat pada budaya bahari Indonesia. Kabupaten Wakatobi yang 97 persennya merupakan wilayah laut tentu tak lepas dari permasalahan sampah dan pencemaran lingkungan.

Bupati Wakatobi, H. Arhawi menegaskan, sebagai salah satu daerah pariwisata dan kabupaten maritim, pihaknya siap mengawal program pemerintah pusat. Ia juga mendukung kegiatan ini karena memiliki dampak positif untuk kebersihan pesisir dan laut Wakatobi ke depan. Tak lupa pada kesempatan itu, Ketua KONI Wakatobi tersebut mengajak warganya agar selalu menjaga kebersihan perairan dengan tidak membuang sampah di laut. “Kegiatan ini diharapkan bukan hanya kita laksanakan hari ini saja. Ibu-ibu juga agar selalu menyampaikan pada keluarga kita agar jangan membuang sampah di sembarang tempat, khususnya di laut,” harap Arhawi, Kamis (9/11).

Di tempat yang sama, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Ir. Balok Budiyanto MM juga mengimbau agar masyarakat Wakatobi tidak mencemari lingkungan. Pencemaran laut Indonesia saat ini sudah memprihatinkan. “Menurut data Bank Dunia tahun 2015, Indonesia menempati urutan ke dua yang perairannya mengalami pencemaran. Jadi ada sebanyak 1,29 juta metik ton sampah ada di perairan Indonesia,” jelasnya. (c/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top