Randis untuk Bidan di Muna Diberikan ke Staf – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Muna

Randis untuk Bidan di Muna Diberikan ke Staf

MUHAMMAD ERY/KENDARI POS
Anggota DPRD Muna, La Irwan saat mempertanyakan penggunaan Randis bagi bidan yang disalahgunakan dalam pembahasan RAPBD-P 2017, rabu (8/11)

KENDARIPOS.CO.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna dibuat geram dengan perilaku pihak Dinas Kesehatan. Pasalnya, 30 unit kendaraan dinas (Randis) roda dua disinyalir dibagi-bagikan pada staf di instansi pimpinan La Ode Rimba Sua tersebut. Padahal, sesuai nomenklatur tahun anggaran 2017 yang penganggarannya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), peruntukan kendaraan itu untuk mendukung jaminan persalinan (Jampersal). Secara otomatis, kendaraan itu harusnya digunakan oleh bidan yang ada di Muna.

DPRD menilai, ada kejanggalan dalam proses distribusi Randis tersebut. Mestinya, bukan untuk staf ataupun pegawai Dinkes. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Muna, La Irwan. Ia menilai, karena ada faktor komunikasi dan kedekatan emosional, sehingga peruntukan motor dinas diserahkan pada mereka yang tak berhak. “Lebih spesifik lagi, itu hanya untuk bidan desa di Muna. Sebagai PPTK harus bertanggungjawab. Kenapa diberikan pada yang lain. Anehnya lagi, motor itu diambil sendiri-sendiri di dealer motor Kendari,” sorot La Irwan, Rabu (8/11).

Langkah yang telah dilakukan DPRD, lanjut La Irwan, dalam rapat pembahasan sudah ada penegasan untuk penarikan motor dari pihak tak berhak. Rekomendasi tersebut sesuai kesepakatan bersama komisi III, agar ditindaklanjuti. Makanya, usai pembahasan, pihaknya akan rapat bersama Dinkes terkait kesepakatan penarikan motor. “Dinkes harus bertanggung jawab atas rekomendasi yang telah disepakati. Kami juga sebagai lembaga pengawasan bisa berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak aset untuk menarik Randis itu. Apalagi Satpol PP akan kami presure untuk menarik sesuai peruntukannya,” tegas Irwan.

Politisi asal Hanura itu juga meminta agar Bupati Muna melakukan evaluasi, atas kinerja satuan kerja yang tak maksimal. Sebab, mereka tak mampu menjabarkan visi dan misi pemerintahan sekarang ini. Anehnya, Kepala Dinas Kesehatan, La Ode Rimba Sua memilih menghindari wartawan saat hendak dikonfirmasi. Ia memilih bungkam. “Nanti ketemu sekretaris saja. Kalau sudah ketemu dia, baru ada penjelasan lebih lanjut,” kata La Rimba Sua sambil berlalu. (b/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top