Niat Baik, Kepala SKO Sultra Malah Dituding Cabul – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Niat Baik, Kepala SKO Sultra Malah Dituding Cabul

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Tudingan melakukan perbuatan dugaan cabul yang dialamatkan kepada oknum Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Sultra, Aslan terhadap muridnya UN (16) tuntas setelah melalui proses mediasi. Dalam mediasi, Aslan meminta maaf atas kesalahpahaman dan masalah diselesaikan secara kekeluargaan melalui hukum adat. Informasi ini disampaikan langsung Aslan dan pihak keluarga UN yang diwakili Budi. Aslan meluruskan bahwa pemberitaan yang muncul itu keliru dan tidak secara keseluruhan benar. Aslan mengaku tak ada niatan mencabuli UN. Justru dia berniat baik dengan mengelap keringat setelah UN berolahraga.

Hal itu sebagai bentuk perhatiannya kepada siswanya yang juga atlet yang akan berlaga di gelanggang Porprov 2018. Dia sering latihan, untuk mempersiapkan diri. “Nah, waktu itu saya cuma lap keringatnya. Tidak ada pencabulan. Saya mau luruskan, konteks pencabulan itu harus dipahami lebih dulu,” beber Aslan, Selasa (7/11). Aslan menyatakan memang sempat ada ketersinggungan siswa lain di sekolahnya atas kejadian ini. Begitu juga keluarga UN. Sudah ada proses mediasi secara adat setelah menemui keluarga UN dan menyampaikan permohonan maaf.

Menurut dia, perbuatan yang dilakukan tidak ada yang salah. Hanya ada beberapa oknum yang menerjemahkan secara subjektif. “Karena, memang saya sangat sayang kepada murid-murid saya. Tapi hanya sebatas murid dan guru. Saya tidak pernah melakukan hal yang seperti disebut kata “pencabulan”. Itu tidak benar,” Aslan meluruskan.

Sementara itu, Budi selaku wakil keluarga UN membenarkan pernyataan Aslan. Masalah itu sudah selesai dan tidak diperpanjang. Budi selaku keluarga UN mengaku sudah menerima permohonan maaf dari Aslan. Katanya, memang keluarga sempat tidak terima atas dugaan perlakuan itu setelah mendapat informasi. Namun setelah diuraikan duduk persoalan sesungguhnya maka keluarga UN menganggap tak ada masalah. “Aslan sudah datang (ke keluarga UN) dan kami selesaikan secara adat. Jadi, tidak ada lapor polisi. Semuanya selesai,” ungkap Budi.

Untuk diketahui, persoalan ini muncul ketika teman-teman UN melihat sang kepala sekolah mengecup jidat UN. Merasa tersinggung, rekan-rekan UN mengadukan hal itu kepada orang tua UN. Kejadian itu pada 2 Nopember lalu. UN tak melapor, namun rekan-rekannya yang melihat melaporkan ke orang tua UN. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top