Lelang Jabatan Sekab Buton Terancam Lambat – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton

Lelang Jabatan Sekab Buton Terancam Lambat

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Hampir dipastikan, proses lelang jabatan sekretaris kabupaten (Sekab) Buton akan terlambat. Hingga Selasa (7/11), panitia seleksi (Pansel) yang diketaui Sekprov Sultra, Lukman Abunawas belum juga mengumumkan hasil penelitian administrasi terhadap lima orang pendaftar. Padahal, diketahui jadwal pengumuman berkas semestinya pada Senin (6/11) lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tertundanya pengumuman berkas akibat minimnya peserta yang memenuhi syarat administrasi. Diketahui, dari lima pendaftar, hanya dua orang memiliki sertifikat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) II sebagaimana persyaratan yang ditentukan. Mereka adalah LM. Muharram yang saat ini menjabat sebagai Kepala DPM-PTSP dan La Ode Rahman Ana, Kepala Badan Kesbangpol Buton. Sementara tiga pendaftar lain, yakni Kepala Dinas Transmigrasi, Asrudin, Kepala Dinas Perumahan La Ode Zilfar Djafar dan Kepala Dinas Pendapatan, Awaludin diketahui belum memiliki sertifikat dimaksud.

Jika situasinya demikian, dipastikan lelang jabatan Sekab sulit diteruskan. Sebab jika merujuk pada peraturan pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil (PNS), lelang jabatan harus diikuti minimal empat orang peserta.
Plt Sekab Buton, Kasim, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/11), mengaku sudah memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Zanuria untuk berkonsultasi ke pemerintah provinsi (Pemprov). Lanjut atau tidaknya seleksi lelang jabatan Sekab Buton tergantung dari keputusan Pansel.

Kasim tak berani mengatakan siapa yang paling layak memenuhi syarat administrasi sebelum ada pengumuman resmi. Jadwal pengumaman akan diketahui setelah ada pengarahan dari Ketua Pansel. Termasuk kemungkinan pendaftaran akan diperpanjang, Kasim juga belum mau berspekulasi. Sebab semua keputusan berada di tangan Pansel. Keterlibatan Pemkab Buton, kata dia, hanya sebatas merencanakan, menerima berkas pendaftaran hingga menyiapkan fasilitas. Selebihnya menunggu petunjuk Pansel.

Kasim mengakui bahwa syarat peserta lelang jabatan Sekab harus memiliki sertifikat Diklatpim II. Sesuai hasil konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara, bila yang memiliki sertifikat Diklatpim II tidak cukup empat orang, maka dapat diikuti pejabat yang sudah lulus pendaftaran Diklatpim II meski belum mengantongi sertifikatnya.

“Yang pentingkan sudah ada jaminan akan ikut pendidikan karena dia sudah lulus, itu kemungkinan bisa. Tapi kita tetap menunggu petunjuk (Pansel). Terus kalau hanya Pim III tapi belum lulus seleksi pendaftaran, tetap belum bisa,” tandas Kasim. (c/m1)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top