Tak Kebagian Air PDAM, Warga Pondambea Meradang – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Tak Kebagian Air PDAM, Warga Pondambea Meradang

Penyedia jasa air bersih menyuplai air yang dibeli salah seorang warga Kelurahan Pondambea. Beberapa hari belakangan ini, pasokan air dari PDAM Tirta Anoa Kendari tak sampai di rumah warga. Terpaksa warga membeli air dari pihak swasta. 1200 liter air dibanderol Rp 50 ribu. Foto: Marwan Abidin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari mengalami kendala. Warga Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia mengeluhkan tidak adanya pasokan air selama beberapa hari di rumah mereka. Mereka tahu persis hambatan itu, yang pasti kebutuhan air untuk keperluan rumah tangga terpaksa diatasi dengan membeli air dari penyedia jasa air. Salah seorang warga Pondambea, Hastuti mengaku tak mendapat pasokan air selama empat hari terakhir. Akibatnya, banyak pekerjaan rumah tangga yang terhambat. “Terpaksa kita beli air. Satu tangki kapasitas 1200 liter seharga Rp 50 ribu. Itupun untuk jatah dua hari,” keluh Hastuti, Minggu (5/11).

Hastuti menyayangkan tidak adanya informasi dari PDAM soal macetnya air itu. Padahal, soal kewajiban membayar ia mengaku tidak pernah telat. “Tagihan air setiap bulan rutin saya bayar. Harusnya jangan macet,” harapnya. Keluhan yang sama diutarakan warga Pondambea, Hj. Haerani. Bahkan suplai terakhir beberapa hari lalu debit air yang mengalir sangat kecil. Air yang dikumpulkan itu tak banyak membantu menuntaskan pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mandi dan mencuci. Saat ini Hj. Haerani terpaksa membeli air bersih. “Kami berharap sekiranya bisa dialirkan air untuk keperluan kami,” ujar Hj.Haerani saat ditemui di kediamannya.

Warga lainnya, Khaerul dan Muhadin mengeluhkan hal yang sama. Minggu pagi kemarin mereka harus merogoh kocek untuk membeli air. “Seharusnya ini tidak terjadi. Kami bayar tagihan rekening namun disisi lain kami harus beli air lagi. Jadi kami keluar dana ekstra lagi,” ungkap Khaerul. Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin memohon maaf atas gangguan pelayanan itu. Ia mengaku belum mendapat laporan dari masyarakat ataupun anak buahnya. “Saya akan cek segera. Saya belum tahu itu kalau sudah sampai empat hari nggak ngalir,” kata Damin saat dihubungi, kemarin.

Dia meminta masyarakat jika menemukan persoalan yang sama agar tidak diam. Dipersilakan mengadu dan pihaknya membuka pos pengaduan di kantor PDAM. Sebab jika mengandalkan personel pengawas di lapangan tentu tidak akan bisa mengetahui kondisi jaringan air secara keseluruhan. “Kita butuh juga kerja sama masyarakat agar di laporkan ke kami kalau ada gangguan, supaya segera ada tindakan,” tambahnya. (ely/wan/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top