Delapan Guru Lolos Anggota Panwascam, Sekda Konut Beri Warning – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

Delapan Guru Lolos Anggota Panwascam, Sekda Konut Beri Warning

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) memberikan ultimatum bagi delapan guru berstatus sertifikasi yang kini menjadi anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Peringatan itu berupa ancaman pemotongan tunjangan sertifikasi tak akan dibayarkan bilamana jam mengajar tak terpenuhi sesuai dengan tuntutan sertifikasi guru.

Sekretaris daerah (Sekda) Konut, dr Martaya Supardi menjelaskan jika delapan guru sertifikasi yang menjadi anggota Panwascam telah diberikan surat pernyataan yang berisi tetap menjalankan tugas sebagai tenaga pengajar. “Nah, sepanjang jam mengajar tak dipenuhi, maka tunjangan sertifikasinya tak diberikan. Dan itu saya sudah perintahkan Kadis PK untuk dipantau guru sertifikasi,”tegas mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Konut ini akhir pekan lalu.

Bila merujuk pada regulasi lanjutnya, guru sertifikasi diwajibkan mengajar dalam seminggu selama 24 jam. Bahkan guru sertifikasi yang sakit harus melaporkan yang ditandai dengan surat keterangan. Terkait dengan terpenuhinya jam mengajar dengan keanggotaan delapan guru yang kini menjadi anggota Panwascam, dr Martaya mencoba menepis anggapan itu. Menurutnya, anggota Panwascam dari guru hanya sebatas menerima pengaduan. “Yang penting jam mengajar mereka terpenuhi. Makanya diberikan surat pernyataan,”ujarnya.

Pelarangan itu hanya berlaku pada pejabat eselon III. Kebijakan pelarangan menjadi anggota Panwascam dan PPK tertuang dalam surat bernomor 800/6.020 yang ditandatangani tanggal 2 November 2017. Sayangnya, kebijakan yang dikeluarkan Sekda Konut itu telah terlambat. Pasalnya, proses seleksi calon anggota PPK dan Panwascam sementara berlangsung. Bahkan sudah diumumkan anggota PPK dan Panwascam.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut, Lapeha mengatakan jika dirinya sudah memberikan surat pernyataan bagi delapan guru sertifikasi yang menjadi anggota Panwascam. Bila mana jam mengajar sertifikasi tak terpenuhi, maka konsekuensi tunjangan sertifikasinya tak dibayarkan.
“Ada delapan guru sertifikasi, enam diantaranya PNS, dua guru sertifikasi non PNS,”ujarnya. (b/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top