Desak Pemerintah Segera Bentuk TGPF Novel – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Desak Pemerintah Segera Bentuk TGPF Novel

Novel Baswedan

KENDARIPOS.CO.ID — Desakan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut penyiram penyidik KPK Novel Baswedan terus disuarakan. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan desakan tersebut saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kamis (2/11). Dahnil menuturkan salah satu alasan utama perlunya pembentukan TGPF itu adalah pengusutan oleh polisi yang telah lebih dari 200 hari. Tapi, belum ada hasil yang signifikan. Bahkan, pelaku penyiraman belum tertangkap. ”Saya menyampaikan terkait permintaan dan desakan masyarakat sipil termasuk mantan pimpinan kpk terhadap pembentukan TGPF,” ujar Dahnil usai bertemu JK di Kantor Wakil Presiden.

Dari pertemuan dengan JK itu terungkap bahwa sebenarnya sudah ada pembahasan antara wapres dengan Presiden Joko Widodo terkait novel. Bahkan pengobatan Novel juga dibantu oleh pemerintah. ”Pak JK juga mengikuti perkembangan itu, terkait dengan apakah pemerintah khususnya pak JK akan bersepakat dg TGPF, pak JK blm menjawab tadi,” tambah dia. Namun, dia berharap JK dan pemerintah bisa mempertimbangkan pembentukan tim tersebut.Selain itu, Dahnil juga mengungkapkan permintaan kepada JK untuk berkenan menerima atau bertemu dengan mantan komisioner KPK dan aktivis anti korupsi. Pertemuan itu untuk tukar pandangan dan data-data yang dimiliki oleh para aktivis. ”Mungkin data-data yang bisa kami sharing dengan pak JK. Tapo pak JK belum jawab terkait dengan itu,” tambah dia.

Di tempat terpisah, JK juga bicara tentang pemberantasan korupsi di Indonesia. Dia mengganggap keberhasilan penanganan korupsi bukan dari seberapa banyak koruptor yang bisa ditangkap. Tapi, dari berkurangnya orang yang korupsi. ”Kalau ukuran banyaknya orang ditahan, maka tidak ada negara di dunia ini sehebat Indonesia,” kata JK pada pertemuan dengan Persatuan Wartawan Indonesia di Hotel Arya Duta, kemarin (2/11). Sebelumnya, mantan pimpinan KPK dan aktivis anti korupsi mendatangi KPK untuk mengungkapkan dukungan pada Novel. Setelah 204 hari belum ada penangkapan pelaku penyiraman penyidik senior KPK itu. (jun/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top