Dahlan Iskan Tantang Mahasiswa Bikin Boiler – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Dahlan Iskan Tantang Mahasiswa Bikin Boiler

Dahlan Iskan memaparkan pemanfaatan biomassa hingga menghasilkan listrik di UPN ”Veteran” Jawa Timur. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

KENDARIPOS.CO.ID — Biomassa menjadi salah satu alternatif energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional. Kendalanya, harga boiler sangat mahal. Dahlan Iskan menantang mahasiswa untuk membuat boiler skala kecil yang bisa menghasilkan listrik dengan harga murah. Hal tersebut disampaikan mantan menteri BUMN itu saat menjadi pemateri dalam Seminar Akademik Nasional yang bertema Biomassa sebagai Energi Terbarukan Guna Mendukung Kemandirian Energi Nasional di UPN ”Veteran” Jawa Timur.

Dahlan mengatakan, agar biomassa bisa menghasilkan listrik, harus ada alat yang bernama boiler. Saking mahalnya, harga listrik yang dihasilkan pun ikut tinggi. Padahal, dibutuhkan boiler dengan skala kecil, yakni 0,5 atau 1 mw, yang menghasilkan listrik dengan harga Rp 1.500 per kw. Karena itulah, dia menantang mahasiswa yang hadir dalam seminar tersebut untuk membuat boiler skala kecil yang menghasilkan listrik dengan harga murah.

Saat ini sudah ada tiga mahasiswa yang sedang berusaha membuat boiler. Dahlan sampai mengimpor mesin dari India untuk mendukung agar boiler karya mahasiswa itu bisa jadi. Tapi, sampai sekarang belum ada yang berhasil. ”Saya terus bilang ke mereka, jangan patah semangat,” terangnya. Kendalanya bukan itu saja. Bahan baku juga menjadi masalah. Dahlan pernah mengunjungi pabrik yang dipresentasikan bisa menghasilkan listrik 15 mw dari biomassa. Bahan bakunya adalah cangkang kelapa sawit yang selama ini banyak dibuang dan menjadi onggokan sampah.

Tapi, lagi-lagi, pabrik itu tidak berhasil berdiri. Penyebabnya, cangkang kelapa sawit yang sebelumnya banyak dibuang ternyata berubah menjadi lebih berharga. Sebab, ada usaha pembuatan papan yang berbahan baku cangkang kelapa sawit. Nah, pabrik papan tersebut mau membeli cangkang kelapa sawit dengan harga yang lebih mahal. Akibatnya, banyak cangkang kelapa sawit yang dijual ke pabrik tersebut. ”Ini namanya mekanisme pasar bebas,” jelasnya.

Dahlan menuturkan, banyak sumber energi di Indonesia yang bisa menjadi sumber energi listrik. Salah satunya adalah geotermal atau tenaga panas bumi. Geotermal mampu menghasilkan 28.000 mw dan bisa memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Jawa.

Dulu geotermal sulit direalisasikan. Sebab, ada Undang-Undang Lingkungan Hidup yang melarang aktivitas penambangan di kawasan hutan lindung. Padahal, kebanyakan sumber panas bumi berada di gunung berapi yang berlokasi di hutan lindung. ”Masalah ini lama sekali tidak terpecahkan,” katanya.

Pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ada jalan keluar. Ada perubahan undang-undang yang berbunyi, ”Penggalian panas bumi tidak termasuk pertambangan.” Permasalahan aturan terselesaikan. Tapi, muncul masalah lain yang tidak kalah ruwet. Yaitu, untuk mengebor satu sumur, dibutuhkan biaya Rp 80 miliar.

Padahal, upaya pengeboran yang menghabiskan dana sebanyak itu belum tentu menemukan sumber panas bumi. Kalau tidak menemukan panas bumi, uang Rp 80 miliar hangus. Akhirnya, tidak ada pengusaha yang mau gambling menaruh uang sebanyak itu untuk mengebor.

Solusinya, menurut Dahlan, pemerintah harus mengawali. Caranya, pemerintah mengalokasikan Rp 400 miliar untuk mengebor lima sumur. Jika di antara lima sumur yang digali ada empat yang menyimpan panas bumi, pemerintah masih bisa untung. Nah, sumur-sumur panas bumi itu kemudian dijual kepada pengusaha. Misalnya satu sumur dijual Rp 100 miliar saja, banyak pengusaha yang tertarik.

Hasil penjualan sumur-sumur panas bumi itu bisa digunakan untuk mengebor sumur lain. ”Ini ide gila, tapi tidak bisa diterima. Bayangkan, ada panas bumi, kendala diketahui, solusi ditemukan, tapi tidak mau ambil cara ini,” ucapnya. (JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top