BNNP Sultra Kembali Bekuk Dua Pengedar dan Satu Kurir Sabu – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

BNNP Sultra Kembali Bekuk Dua Pengedar dan Satu Kurir Sabu

KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Kota Kendari cukup memprihatinkan. Awal pekan ini, Selasa (31/10) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra berhasil menggagalkn penyelundupan sabu dan menangkap kurir jaringan internasional. Kali ini BNNP Sultra berhasil menangkap dua pengedar, Ardi (20) dan Arman (23) serta satu kurir berinisial Novia (33).

Ketiganya ditangkap saat hendak menjemput narkoba jenis sabu di Jalan R.Soeprapto, Lorong Pengayoman, Kecamatan Tobuuha, Rabu (1/11) malam sekira pukul 21.00 wita. Tim mengetahui adanya transaksi sabu tersebut, setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Kabar ini dibenarkan Humas BNNP Sultra, Adisak Ray. Ketiga pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di kantor BNNP Sultra. Dari hasil penggeledahan, ditemukan narkoba jenis sabu dengan berat sekira 5,12 gram dari para pelaku. Adisak menuturkan pengedar sabu Ardi dan kurir Novia yang lebih dulu dibekuk. “Setelah dikembangkan, tim lalu mengarah ke Arman dan menangkapnya sekira pukul 22.00 wita,” ujar Adisak Ray, Kamis (2/10).

Diceritakan Adisak, Arman sebenarnya tak berada dalam transaksi tersebut. Namun, setelah memeriksa Ardi dan Novia yang lebih dulu ditangkap, mereka mengakui sabu tersebut milik Arman. Sabu yang diambil ini akan diserahkan ke Arman, setelah proses pembelian yang dilakukan dengan metode “tempel”. Tim yang melakukan pengembangan mendatangi rumah Arman yang terletak di Jalan Bung Tomo Kelurahan Puunggaloba, Kecamatan Kendari Barat. Arman ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya.

Menurut Adisak, Ardi perantara yang berperan sebagai orang yang menunjukan Novia untuk menjemput sabu tersebut dibeli dari seseorang. “Setelah kami interogasi Arman, katanya sabu tersebut dipesan dari Kabupaten Konawe. Barang ini sebenarnya sebagian dibeli oleh Novia dan Arman. Sementara Ardi diketahui sebagai perantara yang mengarahkan tempat barang tersebut,” jelas Adisak Ray. Atas perbuatan ketiga pelaku, BNNP Sultra menjeratnya dengan sanksi pasal 132 ayat 1 juncto pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
(ade/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top