ABG di Konawe Curi Sepeda Motor Teman – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

ABG di Konawe Curi Sepeda Motor Teman

Anak bermasalah hukum (ABH) berinisial AH (tengah) usai diamankan polisi. Kasat Reskrim Polres Konawe,Iptu Rachmat Zam Zam (kanan) dan salah seorang penyidik Satreskrim Polres Konawe, I Wayan Sumanik (kiri). Foto : HELSON MANDALA PUTRA / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Usia AH masih belia, 16 tahun. Tapi soal urusan maling sepeda motor AH sudah sangat mahir. Sepak terjang Desa Asingi Kecamatan Tinanggea, Konawe Selatan (Konsel) itu dalam urusan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berakhir ditangan polisi. Dia tertangkap polisi awal pekan ini sekira pukul 14.30 wita.

Tim khusus (timsus) Satreskrim Polres Konawe yang dipimpin Kasat Reskrim, Iptu Rachmat Zam Zam mengejar pelaku dan berhasil menangkap AH. Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim, Iptu Rachmat Zam Zam mengatakan pelaku yang berkategori anak bermasalah hukum (ABH) berinisial AH ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Polisi menemukan barang bukti (BB) satu unit sepeda motor pabrikan Suzuki jenis Smash warna hitam bernopol DT 5932 IA, dan nomor mesin E470-ID-380441. “Anak bermasalah hukum ini, AH beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polres Konawe,” ujar Iptu Rachmat Zam Zam, Kamis (2/11).

Dalam melakukan aksinya Anak Baru Gede (ABG) tersebut selalu mengincar sepeda motor korban yang di warung kopi (Warkop) dan lalai dari pengawasan pemilik. Saat memastikan korban lengah, AH pun beraksi seperti dilakukannya di depan salah satu warkop di Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha. “Ternyata hubungan antara korban dan AH merupakan rekan kerja di warkop idaman,” beber Iptu Rachmat Zam Zam.

Pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHPidana dengan hukuman maksimal lima tahun penjara. Namun, karena pelaku masih di bawah umur, maka penyidik Polres Konawe bakal melakukan diversi dan mempertemukan keluarga korban dan pelaku untuk mencari solusi. “Nah, kalau korban menolak berdamai, maka kita akan membuat berita acara penolakan dari korban, lalu AH akan diperiksa dan didampingi dengan pendamping AH,” ungkapnya. (hel/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top