Dua Bulan, Tim Harimau Polres Kendari Ungkap 26 Kasus, 24 Pelaku Ditahan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Dua Bulan, Tim Harimau Polres Kendari Ungkap 26 Kasus, 24 Pelaku Ditahan

Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi (tiga dari kiri) didampingi
Wakapolres Kendari, Kompol Fahroni (dua dari kanan) dan Kasat Reskrim, AKP Malik Fachrin (dua dari kiri) menunjukkan barang bukti hasil tindak pidana dan para pelaku kejahatan yang diamankan (baju tahanan). Foto : Ade/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Tim khusus “Harimau” Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kendari dibentuk dua bulan lalu. Dalam dua bulan terakhir, tim Harimau sukses menggulung 24 bandit yang selama ini beraksi dan meresahkan warga Kota Kendari. Puluhan bandit itu terlibat dalam 26 kasus tindak kejahatan. Kesuksesan tim Harimau tak lepas dari bantuan satuan fungsi lain, terutama Satuan Intelkam Polres Kendari. Hal itu disampaikan Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi saat merilis kasus-kasus yang berhasil diungkap anak buahnya dalam konferensi pers, Rabu (1/11).

AKBP Jemi Junaidi mengatakan 26 kasus itu diungkap sejak September hingga akhir Oktober. Tindak kejahatan yang diungkap seperti pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), korupsi, penipuan dan penggelapan, penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pencabulan. Termasuk dugaan penganiayaan oknum guru di Kota Kendari. Polres Kendari juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang puluhan juta dan belasan kendaraan sepeda motor hasil Curanmor pelaku.

Menurut AKBP Jemi Junaidi, puluhan pelaku ditangkap dari wilayah hukum Polres Kendari. “Pada intinya, kami selalu menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kendari. Khusus, untuk kasus curanmor, kami himbau kepada masyarakat, agar selalu menjaga kendaraannya dengan mengunci leher setang motornya,” ujar Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi didampingi Wakapolres Kendari, Kompol Fahroni dan Kasat Reskrim, AKP Malik Fachrin, Rabu (1/11).

AKBP Jemi Junaidi menjelaskan kasus curnamor yang diungkap tim Harimau termasuk yang paling besar. Sebab ada enam kelompok sindikat yang dibekuk. Para pelaku berhasil mencuri motor di 101 titik di wilayah Kota Kendari. Para bandit ini ditangkap dibeberapa tempat. “Ada beberapa pelaku yang kami tangkap. Yang paling menarik kasus illegal logging dan kasus korupsi pengurusan tanah yang melibatkan kepala desa di Konda, Konawe Selaatan,” ungkap mantan Kapolres Konawe itu.

Kapolres menegaskan semua pelaku sudah menjalani pemeriksaan dan kini ditahan di Rutan Kelas II A Kendari sebagai tahanan titipan. Khusus berkas penyidikan kasus korupsi, sudah dinyatakan lengkap (P21). Selain itu, berkas tersangka lainnya masih dalam proses perampungan. “Kita sudah tahan semuanya. Harapan kami, dengan kerja timsus Polres, semoga tindak kejahatan dapat tereliminir,” kata AKBP Jemi Junaidi. Dalam konferensi pers kemarin, 24 tersangka diperlihatkan oleh polisi kepada wartawan. Mereka dibawa ke Polres, setelah dijemput dari Rutan kelas II A Kendari. Setiap pelaku di tunjukkan satu persatu barang bukti hasil kejahatannya. (ade/c)

26 Kasus Diungkap Tim Harimau

Curanmor 5 kasus
Penadahan 3 kasus
Penggelapan dalam jabatan 2 kasus
Pencabulan di bawah umur 3 kasus
KDRT 1 kasus
Jambret 1 kasus
Pencurian pemberatan (Curat) 2 kasus
Pengeroyokan 2 kasus
Penggelapan 2 kasus
Ilegall Logging 1 kasus
Penipuan 2 kasus
Penganiayaan 1 kasus
Korupsi 1 kasus

Barang bukti yang disita :

15 unit sepeda motor
Uang tunai Rp 20
juta (Hasil curat)
Kunci leter T (Curanmor)
Pakaian korban pencabulan dibawah umur
Badik (Kasus sajam)
Kayu (KDRT)
28 batang kayu balok (Illegal Logging)

Sertifikat tanah (korupsi)

Sumber : Satreskrim Polres Kendari

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top