Progres Sudah 70 Persen, Kubah Enamel Masjid Al Alam Kendari Mulai Dipasang – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Progres Sudah 70 Persen, Kubah Enamel Masjid Al Alam Kendari Mulai Dipasang

Kepala Dinas Cipta Karya Jasa Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul. Foto: Kamaruddin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Kubah masjid masa kini umumnya didesain megah. Pembangunan kubah Masjid Al Alam tak hanya dirancang megah dan indah, tetapi menggunakan kubah panel berbahan enamel. Enamel merupakan bahan yang terbuat dari paduan kaca (Silica) yang dilebur diatas lempengan besi-baja bermutu tinggi dalam sebuah oven dengan temperatur tinggi, lalu mengurai hingga menyatu dan menjadi keras. Enamel kubah masjid semestinya tiba sejak Agustus lalu sesuai jadwal namun baru tiba di Kendari pekan lalu. Meski sempat tertunda, namun dipastikan tidak mempengaruhi jadwal pekerjaan lainnya. Kini, rekanan sudah mulai memasang material yang didatangkan dari Jerman itu.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Bina Konstruksi Provinsi Sultra, Pahri Yamsul mengakui pemasangan enamel itu merupakan salah satu pekerjaan sulit dalam tahapan penyelesaian mega proyek yang diinisiasi Gubernur Sultra nonaktif, Nur Alam. Setelah itu maka dipastikan pihak rekanan tinggal fokus pada finishing saja. “Enamel sudah terpasang bagian bawah. Memang agak lama karena kita ambilnya di Jerman lalu dirakit di Surabaya dan di kirim ke sini (Kendari) untuk dipasang. Saat ini sedang dipasang,” ujar Pahri Yamsul, Selasa (31/10).

Ketua Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sultra itu menambahkan secara keseluruhan pekerjaan masjid sudah memasuki progres 70 persen. Selain pekerjaan enamel juga pembangunan struktur menara juga sementara berlangsung. “Menara sudah sandar di pelabuhan. Menara bawah empat tiang, setelah itu baru menara atas,” kata Pahri Yamsul. Pahri optimis Desember nanti proyek itu tuntas dan segera serahterimakan dari kontraktor ke pemerintah untuk dimanfaatkan. Hanya saja, tetap masih akan ada pekerjaan di 2018. Kontrak saat ini belum include dengan mekanikal elektrikal dan kaligrafi. Rencananya akan dianggarkan 2018 nanti. “Kita maaih butuh Rp 5 sampai Rp 8 miliar nanti,” ungkapnya.

Sementara untuk urusan gerbang dan jalan akses masuk Masjid Al alam juga masih tahap lelang. Intinya akan selesai bersamaan dengan konstruksi masjid. “Luas masjid itu 80 meter persegi. Itu bisa menampung 10 ribu jamaah sampai lantai tiga. Makanya aksesnya juga harus memadai,” pungkasnya. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top