Panglima TNI Mutasi 91 Perwira Tinggi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Panglima TNI Mutasi 91 Perwira Tinggi

Gatot Nurmantyo

KENDARIPOS.CO.ID — Melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/836/X/2017, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memutasikan puluhan perwira tinggi (pati) TNI. Tidak kurang 91 pati dari matra darat, laut maupun udara diamanatkan mengisi jabatan baru. Tujuannya tidak lain guna memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kinerja TNI. Menurut Gatot, mutasi pati yang dilakukan oleh instansinya merupakan hal wajar. Sejumlah alasan dipadang cukup oleh pejabat kelahiran Tegal itu untuk mengeluarkan surat keputusan pada Jumat (27/10). ”Karena banyak yang pensiun, maka harus segera,” ungkap dia selasa (31/10). Sebab, tidak sedikit posisi penting ditinggalkan oleh pati yang sudah memasuki masa purnabakti.

Gatot mencontohkan posisi wakil kepala staf angkatan darat (wakasad) yang diduduki oleh Letnan Jenderal (Letjen) TNI Hinsa Siburian. Dalam surat keputusan yang dia keluarkan, Hinsa masuk jajaran pati Mabes TNI AD lantaran bakal segera berhenti bertugas sebagai jenderal aktif. ”Contohnya sekarang wakasad pensiun,” terang alumnus Akademi Militer (Akmil) 1982 itu. Sebagai gantinya, Gatot memilih Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Tatang Sulaiman. Pria yang akrab dipanggil Tatang itu dinilai cocok menduduki posisi wakasad. Pengalaman bertugas di Kodam IV/Diponegoro serta Kodam I/Iskandar Muda diyakini cukup untuk menempatkan Tatang di bawah kepala staf angkatan darat (KSAD).

Tentu saja, Gatot tidak membiarkan posisi pangdam IV/Diponegoro kosong pasca ditinggal Tatang. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto ditunjuk menduduki posisi tersebut. ”Kapuspen (TNI) akan pindah menggantikan kapuspen yang lama,” terang dia. Sebelum mejabat sebagai pangdam I/Iskandar Muda, Tatang memang sempat mejabat sebagai kapuspen TNI.

Mutasi itu sekaligus menambah persamaan Tatang dan Wuryanto. Yakni sama-sama alumnus Akmil 1986, sama-sama pernah mejabat sebagai kapuspen, dan kini Wuryanto mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Tatang. ”Pak Wuryanto sendiri ini hari-hari terakhir (sebagai) kapuspen TNI,” terang Gatot. Meski banyak pati bertukar posisi, panglima menegaskan bahwa mutasi bukan sebatas menukar posisi.

Sebagai pimpinan tertinggi di tubuh TNI, Gatot berharap besar mutasi yang dia lakukan membuat instansinya kian maju. Semkain dapat diandalkan oleh rakyat dan negara. ”Harapannya ke depan organisasi lebih termotivasi lagi. Orang-orang baru lebih punya motivasi. Kerja lebih keras lagi karena tantangan semakin sulit ke depan,” kata dia.

Berdasar data Puspen TNI, dari 91 pati TNI yang dimutasi sebagai besar berasal dari TNI AD. Jumlahnya mencapai 50 pati. Sisanya sebanyak 19 pati TNI AL dan 22 pati TNI AU yang turut dimutasi melalui surat keputusan yang diterbitkan oleh Gatot. Di jajaran TNI AL, Panglima Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto turut dimutasi.

Pati TNI AL asal Banten itu dipindahtugaskan menjadi komandan komando pembinaan doktrin pendidikan dan latihan TNI AL (dankodiklatal). Sebagai pengganti Darwanto, Gatot memilih Laksamana Pertama (Laksma) TNI Didik Setiyono yang sebelumnya bertugas sebagai kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (kadisopslatal).

Sementara itu, dijajaran TNI AU, Gatot mengisi posisi wakil kepala staf angkatan udara (wakasau) dengan nama Marsekal Muda (Marsda) TNI Yuyu Sutisna. Dia dipercaya menduduki jabatan tersebut setelah bertugas sebagai panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (pangkohanudnas) dan sempat menduduki sejumlah posisi penting lain di matra udara.

Menurut pengamat militer Khairul Fahmi, mutasi pati TNI yang dilakukan Gatot kali ini bukan yang terakhir. Dia memprediksi masih akan dilakukan satu atau dua kali mutasi pati sebelum Gatot pensiun. ”Ini kan mutasi yang terjadi menjelang akhir masa jabatan (Gatot). Saya pikir kita masih akan melihat pemosisian team Gatot di posisi strategis masih akan terjadi,” terang pria yang akrab dipanggil Khairul itu. (syn/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top