Pariwara
Metro Kendari

Wali Kota Kendari Dukung Gerakan Kendari Bersih, Mahacala UHO Siap Bersinergi dengan Pemkot

Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra berdiskusi dengan para pengurus, anggota aktif dan anggota luar biasa Mahasiswa Pencinta Alam (Mahacala) Universitas Halu Oleo (UHO). Pertemuan itu sebagai bentuk sinergi program wali kota dalam bidang lingkungan hidup dan Gerakan Kendari Bersih yang diinisiasi Mahacala UHO. Foto: Kamaruddin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — 28 Oktober lalu, Mahasiswa Pencinta Alam (Mahacala) Universitas Halu Oleo (UHO) genap berusia 25 tahun. Malam ramah tamah ulang tahun perak Mahacala UHO dihadiri Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra disalah satu hotel di Kendari. Dihadapan Wali Kota Adriatma, pengurus Mahacala berkomtimen akan mengaktifkan kembali Gerakan Kendari Bersih (GKB) yang selama ini vakum. Salah satu anggota Mahacala UHO, Rudi mengatakan gerakan Kendari Bersih pernah di inisiasi Mahacala UHO tahun 1993 untuk mendukung program Pemkot Kendari, khususnya dibidang lingkungan hidup. “Kami siap mengaktifkan kembali GKB yang dulu pernah kami inisiasi. Dulu skalanya kecil, kedepannya bisa lebih besar lagi dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat seperti siswa, masyarakat umum maupun lembaga,” ujar Rudi di hadapan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra.

Bagi Rudi, untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, dibutuhkan stimulan berupa penghargaan yang diberikan kepada kelompok masyarakat, lembaga, instansi pemerintah, kelurahan maupun kecamatan yang berprestasi pada pengelolaan lingkungan hidup. “Dan tentunya harus ada inovasi-inovasi yang harus dilakukan dalam menghidupkan kembali GKB agar tetap eksis ke depannya,” ungkapnya. Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra mengaku tertarik dan menyambut baik gagasan tersebut karena sejalan dengan visi Kota Kendari tahun 2020 sebagai kota layak huni yang maju dan berbasis ekologi, informasi dan teknologi yang menempatkan misi lingkungan menjadi prioritas pertama.

“Salah satu program prioritasnya adalah pengembangan taman-taman yang lebih representatif dan menunjang estetika Kota Kendari. Gagasan Kendari Bersih ini juga terkoneksi dengan program Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), khususnya pengelolaan persampahan dan sekolah Adiwiyata,” ujar Wali Kota, Adriatma. Saat ini terdapat 152 sekolah Adiwiyata di Kota Kendari. Enam sekolah berkualifikasi Adiwiyata Mandiri dan 24 sekolah Adiwiyata Nasional. Selebihnya merupakan Adiwiyata tingkat kota dan propinsi. Menurut Wali Kota, Adratma dibutuhkan energi besar untuk melakukan pendampingan intensif ke sekolah-sekolah sekaligus butuh sinergi melalui program GKB ini sehingga menjadi energi baru untuk mendukung kampanye perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan di tingkat pelajar. “Nanti kita bisa kumpul lagi untuk membahas realisasi program ini, termasuk jika dibutuhkan dukungan kebijakan wali kota berupa regulasi nanti kita akan buatkan,” tukas Adriatma.

Direncanakan akan dilakukan peluncuran program GKB ini pada bulan November atau Desember tahun 2017 dan akan diimplementasikan selama setahun ke depan. Selanjutnya akan dievaluasi bersama. Pertemuan dengan Wali Kota Kendari, Adriatma dihadiri oleh anggota Mahacala UHO aktif dan anggota luar biasa. (kmr/c)

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top