Pariwara
Metro Kendari

Kantor Bahasa Sultra Gelar Rakor Pengendalian Bahasa Media Massa

Kantor Bahasa Sultra mengakui media massa sering menjadi rujukan masyarakat. Kantor Bahasa Sultra mendorong media massa lebih tertib menggunakan bahasa, ejaan dan menghindari kekeliruan penulisan. Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka menyambut baik penelitian kantor bahasa terkait kesalahan penulisan unsur serapan dalam berit, Senin (30/10). Foto: Inong/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Media massa memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Sebagian orang, terutama di kalangan dunia pendidikan, siswa lebih percaya bahasa koran daripada guru atau orang tuanya. Makanya, organisasi media sangat perlu terus berbenah, terutama pada aspek penggunaan bahasa yang baik dan benar beserta ikutannya. Kepala Kantor Bahasa Sultra, Dr Sandra Safitri Hanan mengakui kalau media sering menjadi rujukan masyarakat. Untuk itu, dia mendorong supaya organisasi media lebih tertib dalam penggunaan bahasa, ejaan serta menghindari kekeliruan penulisan. “Media bukan lagi sekadar sumber informasi, tapi juga rujukan bagi masyarakat, khususnya pada aspek penggunaan bahasa. Makanya memang sangat perlu didorong supaya lebih tertib,” ungkap Sandra saat memberikan sambutan dalam acara rapat koordinasi pengawasan dan pengendalian penggunaan bahasa di media massa di Kantor Bahasa Sultra, senin (30/10).

Sejauh ini, berdasarkan hasil penelitian Kantor Bahasa Sultra pada empat media cetak, yakni Harian Kendari Pos, Rakyat Sultra, Buton Pos, dan Kolaka Pos di edisi 1 Februari-28 Februari, penggunaan bahasa di media massa sudah cukup bagus. Hanya saja masih perlu ditingkatkan lagi. Sebab, sebagai rujukan masyarakat, harus menghindari sekecil apapun tingkat kekeliruannya. “Mari kita dorong bersama. Saya yakin, kalau semua punya komitmen sama, tidak sulit untuk mewujudkan hal itu (penggunaan bahasa yang baik dan benar),” katanya. Peneliti bahasa media massa Kantor Bahasa Sultra, Uniawati menambahkan, cakupan dan sasaran dalam penelitian adalah penggunaan kaidah ejaan bahasa Indonesia dalam aspek pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan pada berita utama terhadap empat koran yang diteliti itu. Dia mencontohkan, persentase kesalahan penulisan unsur serapan dalam berita utama, yakni Kendari Pos (2,63 persen), Rakyat Sultra (13,16 persen), Buton Pos (52,63 persen), dan Kolaka Pos (31,58 persen). Kemudian, pada aspek kesalahan pemakaian tanda baca dalam berita ditemukan, Kendari Pos (9,56 persen), Rakyat Sultra (33,09 persen), Buton Pos (43,75 persen), dan Kolaka Pos (13,60 persen).

Pemimpin Redaksi (Pemred) Kendari Pos, Arifuddin Mangka menyambut baik hasil penelitian tersebut. Menurutnya, hal ini akan menjadi bahan evaluasi baginya dan seluruh media cetak di Sultra untuk lebih berbenah. Hanya saja, dia sarankan agar obyek yang diteliti mengambil sampel terdekat. “Bagus kalau terbitan hari ini (kemarin,red) misalnya yang diulas. Supaya kalau ada kekeliruan bisa langsung diperbaiki. Termasuk, pihak kantor bahasa bisa setiap saat memberikan masukan kepada media, sehingga kekeliruan itu tidak berlanjut,” jelasnya. Tahun ini, Kantor Bahasa Sultra baru fokuskan pada media massa cetak saja. Namun, menurut salah satu peneliti bahasa media massa Kantor Bahasa Sultra, Uniawati, tidak menutup kemungkinan media elektonik, televisi dan media online juga akan dilakukan hal serupa pada tahun berikutnya. Rangkaian rakor pengawasan pengendalian dan penggunaan bahasa media massa diikuti perwakilan dari berbagai media. Turut hadir sebagai narasumber Sekretaris PWI Sultra Mahdar, Pemred Kendari Pos, Arifuddin Mangka dan Redaktur Rakyat Sultra, Abdul Madjid. (ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top