Pariwara
Hukum & Kriminal

Berkas Nelayan Pembom Ikan di Selat Tiworo Dirampungkan

KENDARIPOS.CO.ID — Ayah dan anak, Ode Gulung dan BR (15) diamankan team EFQR (Eastern Fleet Quick Respons) Lanal Kendari 12 Oktober lalu karena diduga membom ikan menggunakan bahan peledak. Berkas perkara dua pelaku bom ikan masih dirampungkan. Penyidik TNI Lanal Kendari terus melakukan koordinasi dengan kejaksaan agar berkas dua tersangka tersebut dapat dilimpahkan. Sejauh ini, team EFQR masih melakukan penahanan kepada keduanya di Markas Lanal Kendari.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana (Palaksa) Lanal Kendari, Letkol Laut (KH) Fredie A. Tamara. Menurut Fredie, berkas kedua tersangka dalam waktu dekat akan dikirim ke kejaksaan setelah dinyatakan lengkap. Beberapa saksi untuk melengkapi berkas berita acara pemeriksaan sudah dimintai keterangan. Dia menegaskan, tindak pidana ini akan diproses sampai ke pengadilan.”Kita terus koordinasi dengan jaksa. Untuk kejahatan laut ini, kami akan proses sampai ke Pengadilan,” ujar Letkol Laut (KH) Fredie A. Tamara.

Untuk diketahui, pelaku Ode Gulung dan BR (15) ditangkap team EFQR Lanal Kendari dipimpin Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono. Kedua pelaku ditangkap di perairan Pulau Rangku Selat Tiworo, Muna Barat, Kamis (12/10).Dari tangan pelaku, anggota TNI AL mengamankan satu perahu, korek api, kompresor dan beberapa ikan hasil tangkapan keduanya.

Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono yang memimpin penangkapan kala itu, yakin kedua nelayan itu dapat merugikan negara dan melanggar Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan. (ade/c)

 

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top