Pariwara
HEADLINE NEWS

Pilkada Tiga Daerah di Sultra, Incumbent Tunggu Lawan


Notice: Undefined variable: amazondisplaywidget in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/wp-auto-affiliate-links/aal_engine.php on line 503

AS Tamrin

KENDARIPOS.CO.ID — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak masih tujuh bulan lebih lagi digelar. Kendati begitu, tensi politik mulai tinggi. Terutama pada aspek perebutan dukungan partai politik (Parpol). Khusus tiga daerah Pilkada di Sultra, yakni Pilwali Baubau, Pilbup Konawe dan Pilbup Kolaka, incumbent sudah berada di “atas angin”, untuk urusan parpol pengusung.

Sebab, hingga saat ini, baru mereka yang sudah memenuhi syarat pencalonan dari dukungan parpol. Seperti di Pilwali Baubau, Incumbent AS Tamrin sudah mengantongi dukungan lima parpol dengan jumlah 11 kursi. Rinciannya, PAN 5 kursi, Gerindra 2 kursi, Nasdem 2 kursi, Golkar dan PDIP masing-masing 1 kursi. Kandidat yang berpotensi melawan, sejauh ini baru Wa Ode Maasra Manarfa yang mengantongi dukungan PBB. Itupun baru tiga kursi atau masih butuh tambahan 2 kursi lagi supaya penuhi syarat pencalonan.

Sementara H Yusran dan Roslina Rahim yang juga ingin maju Pilwali Baubau, sampai sekarang belum dapat dukungan Parpol. Masih ada 11 kursi lagi yang akan diperebutkan. Jadi, semua hal masih bisa terjadi. AS Tamrin mengaku tidak mau jumawa meski didukung banyak parpol. Hanya saja, dirinya yakin bisa kembali memenangkan Pilwali. “Saya yakin dengan dukungan banyak parpol plus investasi sosial yang sudah kita kerjakan selama lima tahun memimpin, masyarakat akan kembali memberikan kepercayaan di Pilwali nanti,” optimis AS Tamrin.

Kandidat Wali Kota Baubau lainnya, Wa Ode Maasra Manarfa tetap yakin bisa maju Pilwali. Saat ini, dirinya sudah mengantongi dukungan PBB. Kata dia, hal ini bisa menjadi dasar untuk memikat parpol lain untuk bergabung.”Saya sudah siap dan tinggal deklarasi. PBB sudah (kantongi rekomendasi) dan parpol lain tunggu disampaikan,” kata Wa Ode Maasra Manarfa, awal pekan lalu.

Maasra Manarfa saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Baubau, makanya dirinya juga sangat yakin bisa menang Pilwali nantinya. Dia percaya kalau masyarakat sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihan. Baginya, dapat dukungan banyak parpol bukan jaminan bisa menarik simpati rakyat. “Intinya dukungan rakyat. Kalau mereka sudah percaya, maka tidak sulit menang Pilwali,” ungkapnya. Kandidat lainnya, H Yusran Roslina Rahim juga optimis bisa maju bertarung. Hanya saja, hingga sekarang belum memiliki dukungan parpol. Praktis, sejauh ini AS Tamrin masih menunggu lawan untuk bertarung di Pilwali nanti.

Kery Syaiful Konggoasa

Kondisi serupa tidak jauh beda dengan Pilbu Konawe. Sejauh ini incumbent Kery Saiful Konggoasa sudah mengantongi dukungan dua parpol, yakni PAN dan Nasdem, jumlahnya 9 kursi. Gabungan parpol ini sudah melebihi syarat pencalonan. “Kendaraan politik sudah siap. Sekarang tinggal tunggu pendaftaran di KPU,” ucap Kery. Pengurus DPW PAN Sultra ini menegaskan tak mau memborong Parpol, meskipun hal itu sebenarnya bisa dilakukannya.Kendati begitu, Bupati Konawe ini tidak menutup ruang komunikasi. “Tak boleh ambil semua Parpol. Saya ingin ada juga teman-teman yang ikut maju. Saya tidak ada persoalan, mau Pilkada besok atau minggu depan, sudah siap,” tegasnya.

Selain Kery, sudah ada Rahmatullah yang mendapatkan pintu di Konawe. Dia sudah kantongi dukungan Golkar dan kabarnya juga PBB. Kalau PBB resmi dia dapatkan maka sudah melebihi syarat pencalonan. Sementara kandidat lain, seperti Litanto, Wahyu Ade Pratama dan Adi Jaya Putra masih berjuang untuk dapatkan rekomendasi Parpol. Peluang akan banyak parpol masih terbuka, karena masih ada PKS, Gerindra, PDIP, PPP, PKB yang total kursinya sekira 14.

Di Pilkada Kolaka situasinya juga sama. Sejauh ini baru incumbent Ahmad Safei dapat pintu. Dia yang kembali berpasangan dengan Muh Jayadin sudah mengantongi dukungan lima parpol dengan jumlah 16 kursi (detailnya lihat grafis). Jumlah ini melebihi syarat pencalonan yang hanya 6 kursi. Terbaru, parpol yang memberikan dukungan adalah Hanura yang memiliki tiga kursi di DPRD Kolaka. “SK dari DPP sudah ada. Jadi, semua kader Hanura harus memenangkan Ahmad Safei,” kata Hasbi Mustafa, Pengurus Teras Hanura Kolaka.

Ahmad Safei

Sementara, kandidat lain belum ada yang memenuhi syarat. Figur yang berpeluang melawan adalah Hj Asmani Arif. Saat ini dia sudah mengantongi dukungan Golkar. Hanya saja baru tiga kursi alias masih butuh tiga kursi lagi untuk memenuhi syarat pencalonan. Mantan Kadis Perindag Kolaka ini punya peluang maju bertarung, karena sudah dapat lampu hijat dari PKS.

“Hj Asmani sudah dapat rekomendasi dari DPP. Meskipun tidak mendapat rekomendasi, Ahmad Safei masih berpeluang diusung oleh PKS karena namanya juga tetap diproses di DPP bersama Hj Asmani. Adapun kepastian siapa yang akan diusung oleh PKS, akan diketahui dalam waktu dekat,” ungkap Ketua DPD PKS Kolaka, Chardi saat hubungi via seluler Minggu (29/10). Jadi, hingga sekarang para incumbent tiga menunggu lawan mereka masing-masing. (wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top