1.904 Nelayan Baubau Dijamin Asuransi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bau-bau

1.904 Nelayan Baubau Dijamin Asuransi

Sadidi

KENDARIPOS.CO.ID — Pemberian jaminan asuransi bagi nelayan terus dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penyalurannya dilakukan melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). Para nelayan mendapatkan dana kompensasi sebagai jaminan terhadap konsekuensi kecelakaan kerja yang dialami.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Kota Baubau, Sadidi mengatakan meski para nelayan telah terdaftar sebagai penerima asuransi, tetapi pemberian dana tersebut tidak dapat dilakukan dengan bebas. Semua harus sesuai prosedur. Penerima asuransi hanya bisa diserahkan pada keluarga yang ditunjuk korban sebagai ahli waris. Namun sebelumnya harus dilakukan klaim terlebih dulu.

“Pada saat kecelakan yang mengakibatkan korban (nelayan) meninggal dunia di laut, maka ahli waris harus melakukan klaim pada asuransi yang menangani yaitu, Jasindo. Dengan melampirkan adminstrasi lengkap yang salah satunya adalah kartu nelayan, sebagai syarat utama. Kemudian diperkuat atau dibuktikan dengan proses kejadian kecelakaan yang dialami korban,” jelas Sadidi.

Setelah semua berkas telah lengkap, proses pencairan dana asuransi dapat dilakukan, dengan waktu paling lambat satu bulan. “Berdasarkan kejadian sebelumnya, proses pencairan dapat dilakukan paling cepat tiga minggu. Asal semua berkas yang dibutuhkan lengkap. Dan dananya langsung masuk ke rekening ahli waris,” katanya.

Sepanjang tahun ini, tercatat suda tiga nelayan yang menerima asuransi. Rata-rata meninggal di darat. “Seluruh dana asuransinya sudah cair. Besarannya sama yaitu Rp 160 juta,” tandasnya. Sementara itu Operator Pengembangan Usaha Perikanan DKP Kota Baubau, Hesti mengatakan, total ada 2.791 pemilik kartu nelayan yang ada di Baubau. Tetapi baru 1.904 nelayan telah tercatat sebagai penerima asuransi.

“Sementara untuk besarnya dana asuransi yang diperoleh, tergantung kecelakaan yang dialami. Meninggal di laut Rp 200 juta, meninggal di darat sesuai usia 17 sampai 35 tahun Rp 160 juta, usia 36 sampai 45 tahun Rp 40 juta dan usia 46 sampai 65 tahun Rp 20 juta. Kemudian untuk biaya berobat karena sakit Rp 20 juta. Sementara kecelakaan yang mengakibatkan korban cacat total mendapatkan dana asuransi Rp 100 juta,” rincinya. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top