Pariwara
Metro Kendari

Kementerian PUPR Puji Serapan Rumah Swadaya di Sultra


Notice: Undefined variable: amazondisplaywidget in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/wp-auto-affiliate-links/aal_engine.php on line 503

Direktur Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan KementErian PUPR, Ir.R. Johny Fajar Sofyan Subrata,MA, (lima dari kanan) bersama tim mengunjungi salah satu perumahan swadaya di Poasia, Kendari. Foto: Sulis Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bukan isapan jempol. Progresnya menunjukkan grafik memuaskan secara nasional. Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) merilis realisasi bantuan 110 ribu unit rumah swadaya sudah mencapai 90 persen secara nasioan tahun 2017 ini. Mulai dari Aceh sampai Papua. Melihat progres itu, tahun 2018 pemerintah pusat akan meningkatkan target menjadi 180 ribu unit. Begitu pula di Sultra. Bantuan unit rumah swadaya di Sultra berpotensi bertambah tahun depan. Sebab, Kementerian PUPR puas melihat serapan bantuan unit rumah sebanyak 3.000 tahun 2017 ini. Hal itu diungkapkan Direktur Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Ir.R. Johny Fajar Sofyan Subrata,MA.

Pejabat di Kementerian PUPR itu memuji serapan bantuan di Sultra yang menurutnya sangat baik. “Sultra ini kondusif. Penyerapannya dari tahun ke tahun bagus. Tentunya untuk tahun 2018 target akan dinaikkan lagi,” ujarnya saat ditemui usai penutupan Rakor Rumah Swadaya wilayah Indonesia Timur yang berlangsung di Kendari pada 25 hingga 26 Oktober. Johny Fajar Sofyan Subrata menjelaskan di Kementerian PUPR terdapa tiga program yaitu reguler, perumahan kumuh dan destinasi wisata. Selain program langsung dari kementerian, daerah sudah mulai memiliki program serupa. “Ke depan kita harapkan peranan daerah. Seperti saat ini dinas-dinas perumahan di kabupaten dan kota sudah mereplikasi upaya serupa seperti bedah rumah,” paparnya.

Dia merinci penyediaan perumahan di Sultra selama dua tahun terakhir yakni sebanyak 5.500 unit rumah yang menyebar berbagai daerahi. Dari jumlah tersebut total anggaran yang telah terserap senilai Rp 75 miliar. Rincian tahun 2016 sebanyak Rp 30 miliar dan tahun 2017 sekira Rp 45 miliar. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Rumah Swadaya Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Sultra, Baso Amrin Natsir menjelaskan sebanyak 5.000 lebih unit rumah tersebut merupakan program stimulan bagi rumah tidak layak huni. Tahun 2016 sebanyak 2.500 unit dan tahun 2017 sebanyak 3.000 unit. “Masyarakat yang mendapatkan bantuan ini merupakan usulan kabupaten dan kota di Sultra, lalu ditindak lanjuti SNVT melalui tenaga fasilitator lapangan (TFL) yang ditunjuk,” terangnya.

Penerima bantuan merupakan masyarakat berpenghasilan rendah. Besaran bantuan yang diberikan bervariasi, mulai Rp 7,5 juta hingga Rp 15 juta. Bantuan berupa rekening nontunai yang dicairkan dalam bentuk bahan material. Bantuan diberikan secara bertahap, setengahnya diberikan sebelum rumah rampung dan setengahnya lagi setelah 30 persen rumah jadi. Syarat untuk bisa menerima bantuan stimulan ini, calon penerima harus memiliki rumah di atas lahan hak milik. Untuk biaya pembuatan dilakukan secara gotong royong dalam satu klaster yang terbentuk di sebuah wilayah. (lis/ikl)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Most Popular

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top