Pariwara
Politik

Terkait Disahkannya UU Ormas, PAN Enggan Ikut Menggugat

Zulkifli Hasan

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Amanat Nasional (PAN) mengakui kekalahan dalam sidang Paripurna terkait pengambilan keputusan UU Keorganisasian MAsyarakat (Ormas) yang baru saja disahkan, Selasa (24/10). “Sudah (diputuskan), kan kami kalah ya sudah,” ujar Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan ketika ditemui di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/10).

Menurut dia, Fraksi PAN di DPR terpaksa menolak aturan tersebut dikarenakan akan menimbulakan subjektifitas dari pengambilan keputusan ormas melanggar pancasila atau tidak apabila dilakukan tanpa pengadilan. Peraturan baru yang sudah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu memberikan kewenangan kepada Menteri Dalam Negeri untuk membuat keputusan untuk menerima tau membubarkan ormas.

“Kemudian sanksinya itu kan juga berat, termasuk kalau kita ingin mengubah UUD itu bisa dipidana. Begitu juga menista agama yang penafsirannya itu ada di pemerintah, itu sangat berbahaya,” jelasnya. Namun begitu, ia mempersilahkan masyarakat yang tidak puas dengan aturan tersebut untuk melayangkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). “(PAN) nggak (ikut ke MK), kalau ada revisi dan pemerintah menyetujui ya baru kita setuju,” demikian Zulhas yang juga Ketua MPR RI ini. (sam)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top