Realisasi PAD Buteng Capai Rp 6,4 M – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton Tengah

Realisasi PAD Buteng Capai Rp 6,4 M

H. La Maeta

KENDARIPOS.CO.ID — Total realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Buton Tengah (Buteng) saat ini mencapai Rp 6,4 miliar. Sebelumnya, target yang diproyeksi pemerintah kabupaten (Pemkab) mencapai Rp 8,2 miliar. Data pencapaian sebesar 78,73 persen tersebut adalah per September 2017. Sementara untuk capaian PAD Oktober 2017, sebagian daintaranya sementara dalam proses realisasi.

Kepala Dinas Pendapatan Buteng, H. La Maeta mengatakan, capaian PAD yang kurang lebih Rp 6,4 miliar tersebut berasal dari tiga sumber. Mulai dari pajak dan retribusi daerah (PAD murni). Kemudian ada yang berasal dari pajak usaha jasa. Termasuk denda, temuan dan pengembalian. “Realisasi PAD yang kita dapatkan dari pajak dan retribusi sebesar Rp 1,9 miliar dari target Rp 2,7 miliar atau sebesar 70,68 persen. Sementara jasa usaha dengan target Rp 5,4 miliar sudah teralisasi Rp 3,6 miliar atau 66,62 persen. Untuk pendapatan dari denda, temuan dan pengembalian, jumlahnya tidak bisa diprediksi,” rinci La Maeta, Kamis (26/10).

Kata dia, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memberikan sumbangan PAD cukup besar diantaranya adalah Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), termasuk Dinas Pendapatan. Sementara PAD yang disetorkan adalah retribusi layanan RSUD dan parkir tepi jalan umum.

“Selain itu, ada retribusi pengujian kendaraan bermotor dan tempat reklame. Kami tetap optimis akhir tahun nanti bisa mencapai target. Pasalnya, ada beberapa pendapatan yang cukup besar nilai realisasi pada Oktober 2017 ini,” jelasnya. Dia mengungkapkan, target 2017 sebesar Rp 8,2 miliar tersebut sebenarnya lebih rendah dibandingkan dengan capaian PAD 2016 lalu yang mencapai Rp 9,4 miliar. Menurutnya, hal tersebut disebabkan karena tahun lalu masih menggunakan peraturan daerah (Perda) Buton induk. Sementara tahun ini sudah menggunakan Perda Buteng sendiri.

“Olehnya itu, bahkan saat ini ada beberapa Perda terkait pajak dan retribusi belum bisa diterapkan secara efektif karena belum lama ditetapkan setelah evaluasi ditingkat pusat. Untuk pajak dan retribusi kita mengacu pada peraturan bupati,” tutupnya. (b/myu)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top