Sertifikasi Belum Cair, Guru di Konsel Mulai Mengeluh – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Konawe Selatan

Sertifikasi Belum Cair, Guru di Konsel Mulai Mengeluh

KAMALUDDIN/KENDARI POS
Wabup Konsel, H. Arsalim Arifin (depan) saat menggelar rapat di Dinas PK Konsel untuk menindaklanjuti keluhan guru karena dana sertifikasi mereka belum dibayarkan.

KENDARIPOS.CO.ID — Pembayaran tunjangan sertifikasi guru untuk triwulan ke III di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mengalami kendala. Proses adminstrasi dan pemberkasan yang berbelit-berbelit menjadi alasan keterlambatan pelunasan hak para pengajar tersebut. Salah seorang guru penerima sertifikasi, HS (51) mengungkapkan, hingga saat ini mereka belum menerima pencairan dana tunjangan sertifikasi guru untuk tahap III.

“Ini sudah masuk dua bulan keterlambatan. Seharusnya sudah cair sejak awal September 2017 lalu,” keluhnya. Mendengar informasi tersebut, Wakil Bupati Konsel, Dr. H. Arsalim Arifin langsung melakukan pengecekan dengan menggelar rapat tertutup di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), rabu (26/10).

“Setelah dengar persoalan itu, saya langsung kroscek di lapangan. Ternyata betul belum dicairkan. Akhirnya kita koordinasikan dengan dinas terkait melalui rapat untuk mengetahui apa kendala dan solusinya seperti apa,” ungkap Arsalim. Dari informasi yang diperoleh, mantan Kepala Bappeda Konsel ini mengaku, keterlambatan pencairan karena masih ada sejumlah berkas para guru sertifikasi yang belum rampung.

“Jadi saya imbau kepada yang membidangi masalah itu untuk segera mencairkan. Jangan terlena dengan harus menunggu yang belum menyetor berkasnya. Kalau sudah ada yang rampung, langsung di bayarkan,” instruksi Konsel-2 itu. Disisi lain, pencairan dana sertifikasi guru itu harus melalui penerbitan SK Dirjen terhadap sejumlah penerima dana sertifikasi.

“Jadi kendala lainnya juga adalah keterlambatan SK Dirjen terkait validasi data penerima sertifikasi,” sambungnya. Meski demikian, pihaknya berharap agar sejumlah calon penerima dana sertifikasi guru melengkapi berkasnya. Adapun yang sudah tuntas, tinggal menunggu hasil verifikasi dari dinas terkait selanjutnya akan dilakukan pembayaran.

“Yang sudah valid dan punya SK di Dirjen, Insyaallah dalam minggu ini sudah dibayarkan,” janjinya. Ke depan, proses pencairan sertifikasi guru akan dilakukan dengan sistem online. Rencananya tahun 2018 akan dimaksimalkan. Karena menurut Arsalim, pemberian tunjangan ini juga sangat memotivasi kinerja tenaga pendidik.

“Saat ini kan masih manual, sehingga kadang terjadi keterlambatan. Tapi ke depan kita upayakan dimaksimalkan,” katanya. Sementara itu Kepala Bidang Sertifikasi Guru Dikbud Konsel, Palaki menambahkan, untuk calon penerima sertifikasi guru triwulan III mencapai 1.500 pengajar. Namun yang datanya sudah valid baru 1.263 orang.

“Jadi syaratnya harus muncul SK Dirjen. Setelah itu bisa divalidkan datanya dan kami melakukan pembayaran,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Palaki, pihaknya terus melakukan penyesuaian data antara Dapodik dan yang muncul di pusat. Ketika sudah terbit SK maka akan masuk dana transfer dari pusat ke kas daerah atau BPKAD. “Selanjutnya pihak BPKAD menyampaikan adanya dana transfer itu dan kami segera mengusulkan untuk pembayaran. Seperti itu mekanismenya. Jadi sebenarnya bukan kita yang lambat, tapi memang belum ada dana transfer yang masuk dari pusat. Itu bukan hanya terjadi di Konsel, tetapi daerah lain juga belum,” paparnya. (b/kam)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top