BPJS Ketenagakerjaan Jamin Warga Watusa di Konawe – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Konawe

BPJS Ketenagakerjaan Jamin Warga Watusa di Konawe

HELSON MANDALA PUTRA/KENDARI POS
Penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan diwakili Kepala BPKAD Konawe, Ferdinand (kanan) pada warga Watusa.

KENDARIPOS.CO.ID — Seribu pekerja di Desa Watusa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan. Mereka menerima iuran pertama program perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian sebesar Rp 16.800, selama satu bulan. Penyerahan kartu BPJS dilakukan secara simbolis, sekaligus penandatanganan MoU oleh BPJS dan Kepala Desa Watusa, penyerahan kartu kepesertaan serta santunan jaminan kematian.

Watusa juga didaulat sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, La Uno mengungkapkan, Watusa merupakan salah satu desa strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi mikro. Itu dibuktikan dengan berbagai aktifitas warga desanya dalam bekerja sebagai pembuat batu merah.

“Di sini dapat kita lihat, tingkat risiko sebagai perajin batu sangat tinggi. Makanya BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan proteksi perlindungan sosial apabila musibah menimpa pekerja,” terangnya, Rabu (25/10). Dijelaskannya, program tersebut sebagai bentuk antisipasi untuk mengganti penghasilan yang terputus akibat risiko kecelakaan atau meninggal dunia.

“Saya harap, warga Desa Watusa yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaaan, dapat melanjutkan membayar iuran Rp 16.800 perbulan, untuk memastikan perlindungannya tetap berjalan baik,” tandasnya. Sementara itu, Kepala BPKAD Konawe, Ferdinand mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, karena memberikan penghargaan pada Watusa sebagai desa sadar jaminan ketenagakerjaan, serta memberikan perlindungan sosial.

Ke depan pemerintah menjamin dan memberikan perlindungan penuh pada masyarakat. “Dulu begitu sakit langsung keluar uang, sekarang semua warga begitu sakit tidak ada uang keluar, karena telah dijamin. Jadi warga negara bebas bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dengan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Ia mengaku, pada tahun 2017 ini, pemerintah telah memberikan 3.400 asuransi bagi tenaga harian kontrak di daerah dan kecamatan. Ada juga kerjasama bagi 1.700 tenaga kerja informal seperti tukang ojek dan pekerjaan lain yang rentan risiko. “Kami juga akan membangun konsep untuk memberikan perlindungan kepada perangkat dan kepala desa, sehingga dalam membangun wilayahnya, bisa lebih terjamin,” terangnya.

Ia berharap bukan cuma di Watusa yang warganya mendapat jaminan ketenagakerjaan, tapi juga di desa lain yang punya potensi tenaga kerja. (c/hel)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top