Pariwara
Hukum & Kriminal

Polisi Masih Selidiki Hasil OTT di Dikbud Baubau

KENDARIPOS.CO.ID — Personel Polres Baubau masih mendalami hasil operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungutan liar (Pungli) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau. Informasi adanya oknum pejabat Dikbud Kota Baubau yang terjaring OTT pada Selasa (10/10) lalu perlahan ada kejelasan. Meski kasus tersebut belum sepenuhnya terang benderang, namun polisi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kita telah lakukan di dinas pendidikan (OTT, red). Disitu ada barang bukti kita amankan berupa uang Rp 10 juta, handphone dan beberapa dokumen. Untuk handphone, kita sudah coba lakukan kloning untuk mengumpulkan alat bukti. Dan insya Allah itu mengarah pada salah satu oknum pegawai di Dinas Pendidikan,” ujar Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam saat di temui sejumlah awak media di ruang kerjanya,Selasa (24/10).

Dari beberapa barang bukti yang diamankan, seperti handphone dan beberapa dokumen, penyidik masih melakukan pencocokan. “Tetapi, dari dokumen yang diamankan, ada indikasi mengarah ke sana (OTT). Hanya kita masih mau cocokkan dengan SMS. Karena yang paling kena dalam saber pungli adanya permintaan pejabat negara pada seseorang berkaitan dengan wewenang tugasnya. Nah, percakapan itu sementara kita lidik,” terangnya.

Untuk oknum pejabat Dinas Dikbud Kota Baubau yang terduga melakukan pungli, penyidik Polres Baubau masih belum melakukan penahanan. “Sifatnya dia (terduga) masih wajib lapor. Untuk inisialnya juga belum bisa kita sebutkan karena belum ditetapkan sebagai tersangka,” tukas AKBP Daniel Widya Mucharam. Sebelumnya, Kepala Dinas Dikbud Kota Baubau, Masri membantah adanya kejadian OTT. Menurutnya, semua itu hanyalah kesalahan informasi yang terjadi dalam masyarakat. “Tidak benar itu. Tidak ada orang Dinas Dikbud kena itu (OTT). Saya sudah tanya semua pegawai, katanya tidak ada,” tepis Masri saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (11/10) lalu.

Memang ada beberapa anggota polisi yang datang di Dinas Dikbud melakukan pemeriksaan. Tetapi untuk memperjelas kecurigaan terkait informasi yang mereka dapatkan. “Saya juga kaget, ada polisi yang datang. Saya sempat bertanya apakah mau ada demo atau apa. Ternyata ada kecurigaan saja,” jelas Masri ketika itu. (ahi/c)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top