Pariwara
Edukasi

Fakultas Farmasi UHO Kembangkan Teh Lansau

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
Dekan Farmasi, Dr Ruslin (baju putih) bersama tim liputan dari salah satu stasiun televisi swasta nasional saat melakukan liputan khusus pengolahan Teh Lansau di Laboratorium Farmasi, beberapa waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Halu Oleo kian menunjukkan eksistensi dalam mengawal tridharma perguruan tinggi. Teranyar, tim peneliti dari Fakultas Farmasi (FF) yang terdiri dari Dr. Ruslin, Heny Kasmawaty, Sundar Ihsan dan Suriani, telah berhasil meneliti khasiat sekaligus mengembangkan obat tradisional Lansau khas Kabupaten Muna, menjadi obat herbal berstandar baku dengan dukungan penuh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Ruslin yang merupakan Dekan Fakultas Farmasi mengatakan, semua berawal dari program Kuliah Kerja Nyata PPM di tahun 2014 di Kabupaten Muna. Disana ada seorang tabib bernama La Manata, yang telah memproduksi Lansau (jamu dalam bahasa Muna) yang dibuat dari 44 jenis tanaman liar yang direbus menjadi satu sebagai minuman herbal dan prosesnya masih sangat tradisional.

“Jadi belum ada analisis mendalam seputar kandungan maupun kadar keamanannya. Sebagai kaum saintific sudah selayaknya kami melakukan penelitian seputar khasiat atau bahkan racun yang terkandung dalam bahan baku. Itu adalah tanggung jawab seorang akademisi,” ungkap alumni Program Doktor ITB itu.

Saat ini, sambungnya, masih berlangsung uji aktivitas dan toksisitas, yang mekanisme kerjanya dijalankan di Kota Makassar. Jadi, ada 7 mahasiswa yang dikirim dan sudah hampir 3 bulan mengawal pengujian kandungan. Ia pastikan, Teh Lansau akan jadi produk unggulan. Sebelumnya dikembangkan secara tradisional dan kini bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Dari segi khasiat, sambungnya, Teh Lansau mampu mengobati penyakit dalam atau penyakit degeneratif seperti Diabetes Mellitus dan perbaikan fungsi ginjal. Mulai dari proses pengambilan sampel tumbuhan di hutan sampai proses produksi dan pengemasan pun dilakukan secara terprogram dengan pengawasan super ketat.

Hebatnya, hasil penelitian tersebut mendapat perhatian dari salah satu stasiun televisi swasta nasional. Alhasil, mulai tanggal 16– 17 Oktober lalu, proses peliputan digelar. Kata Ruslin, ini merupakan kesempatan yang sangat membahagiakan dimana masyarakat nusantara langsung dapat informasi seputar Teh Lansau yang ada di Sultra.

“Sebagai pimpinan universitas, ia sangat mendukung karena memang kami akan fokuskan ke pengembangan serupa. Ini akan jadi produk yang sangat layak dipasarkan,” tutupnya. (feb/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top