Pariwara
Politik

DPP PKS Dorong Perda Ketahanan Keluarga

Ketua Departemen Pengembangan Kapasitas Perempuan DPP PKS, Dra Hj Dwi Septiawati menyerahkan buku Merajut Asa Untuk Nusantara pada Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain. Foto : INONG SAPUTRA/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) punya kepedulian tinggi terhadap perempuan. Partai besutan Sohibul Iman ini, menginginkan agar perempuan tidak hanya berkutat pada urusan keluarga semata, lebih dari itu mesti diberikan ruang untuk melakoni peran-peran sosial. Ketua Depaertemen Pengembangan Kapasitas Perempuan DPP PKS, Dra Hj Dwi Septiawati mengungkapkan, penerapannya bisa dimulai dari internal. “Kita ingin perempuan PKS bisa menjalankan kedua peran itu. Tugasnya sebagai ibu rumah tangga terlaksana dan peran sosial atau domestiknya juga maksimal,” ungkap Dwi Septiawati saat berbincang dengan Wakil Wali Kota Kendari, Sulkarnain.

Lebih spesifik untuk urusan keluarga, Dwi menilai sangat penting dibuatkan sebuah regulasi. Salah satunya melalui rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang ketahanan keluarga. Kata dia, hal ini sangat penting untuk melindungi sekaligus menciptakan suasana yang adem bagi keluarga Indonesia, khususnya di Kota Kendari. “Mungkin perlu dibuatkan Perda tentang ketahanan keluarga. Semoga Pemkot Kendari bisa merealisasikan hal ini,” harapnya, tanpa menjelaskan lebih jauh tentang Perda tersebut.

Perlunya regulasi tersebut, karena keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar. Kalau madrasah pertamanya ini tidak baik, maka masa depannya juga akan “kelam”. Tentunya, ini bakal berpengaruh terhadap masa depan daerah dan bangsa. “Insya Allah, mungkin bisa kita perjuangkan lewat Raperda inisiatif. Pastinya, kami sambut baik usulan ini (lahirnya Perda Ketahanan Keluarga,red),” kata Sulkarnain.

Sebagai bentuk penguatan internal tentang peran perempuan, Selama dua hari sebelumnya, Sabtu-Minggu (21-22/10), DPD PKS menggelar kegiatan tentang penguatan pemahaman Konsultan Keluarga, Kader Pelopor dan Tokoh perempuan PKS terkait pentingnya peran dalam menebar manfaat di tengah masyarakat. Sebanyak 80 kader perempuan PKS ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Dwi Septiawati yang menjadi pemateri pada kesempatan itu menegaskan, butuh manajemen yang baik untuk menjaga agar peran domestik dan peran publik seorang perempuan bisa berjalan seimbang. Ia menyebut, ada banyak penyakit sosial yang terjadi seperti dekadensi moral, degradasi nilai-nilai kemanusiaan, salah satu pemicunya adalah lemahnya peran institusi keluarga. “Jadi memang perlu pemahaman yang utuh tentang ini,” ujarnya.

Ketua DPW PKS Sultra, Sulkhani menilai peran perempuan yang terlibat aktif dalam segala sendi kehidupan masyarakat banyak membawa perubahan signifikan. Kalau melihat sejarah, ada banyak perempuan yang mampu mempelopori sebuah gebrakan hebat demi kemajuan bangsa. “Sebagai contoh ada Dewi Sartika, pejuang perempuan bidang pendidikan dan RA. Kartini yang pemikirannya selalu menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia dari generasi ke generasi,” jelasnya. Ketua panitia, Hj Syamsuriati Musadar menyebut kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman konsultan keluarga, kader pelopor dan tokoh perempuan PKS terkait pentingnya peran dalam menebar manfaat di tengah masyarakat. (ing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top